IHSG Dibuka Terjerembab, Saham-saham Market Cap Besar masih Berguguran
JAKARTA, investortrust.id–Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (4/10/2024), dibuka melemah sebanyak 12,044 (0,16%) menjadi 7.531,79.
Penurunan indeks dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi, sektor industry, sektor kesehatan, sektor keuangan. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor energi, consumer primer, material dasar, sektor infrasruktur, dan sektor trasnportasi.
Baca Juga
Komut dan Pengendali Ini makin Agresif Borong Saham Makmur Berkah Amanda (AMAN), Ada Apa?
Sedangkan beberapa saham yang berhasil torehkan penguatan pada awal transaksi ini, yaitu saham PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 16,23% menjadi Rp 895, PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) naik 13,26% menjadi Rp 410, dan PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) menguat 14% menjadi Rp 550.
Sebaliknya tiga saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS), dan PT Estee Gold Fleet Tbk (EURO).
Kemarin, IHSG ditutup turun sebanyak 19,43 poin (0,26%) menjadi 7.543,83. Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,10 triliun, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 730,91 miliar, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 164,83 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 115,10 miliar.
Baca Juga
Penurunan indeks kemarin dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi 0,71%, sektor material dasar 0,69%, sektor teknologi 1,11%, sektor kesehatan 0,69%, dan sektor transportasi 0,14%. Sebaliknya saham sektor consumer primer, property, keuangan, dan infrastruktur menguat.
Saat indeks turun tipis, saham PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan penguatan 24,83% menjadi Rp 362. Kenaikan juga melanda saham PT Kratau Steel Tbk (KRAS) menguat 24,06% menjadi Rp 165, PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) sebanyak 23,08% menjadi Rp 480, PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 22,49% menjadi Rp 610, dan PT Tira Austenite Tbk (TIRA) naik 20,93% menjadi Rp 520.

