IHSG Sesi I Anjlok 1,35%, Saham Emiten Market Cap Besar Berguguran
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (30/9/2024), anjlok parah mencapai 104,28 poin (1,35%) menjadi 7.592,64. IHSG bergerak dalam rentang 7.579-7.696 dengan nilai transaksi Rp 6,92 triliun.
Koreksi dalam IHSG tersebut dipicu atas kejatuhan saham-saham emiten kapitalisasi pasar besar, seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
Baca Juga
Apresiasi PMI Manufaktur RI Terus Ekspansif, Ketum Kadin Anindya Ungkap Industrialisasi Terjadi
Kejatuhan juga dipengaruhi atas penurunan dalam mayoritas sektor saham, seperti saham sektor energi, sektor consumer non primer sektor teknologi, sektor keuangan, sektor consumer primer, dan sektor property dengan penurunan lebih dari 1%. Sebaliknya hanya sektor material dasar yang naik 0,43%.
Meski IHSG melemah, sejumlah saham ini catatkan lompatan harga, seperti saham PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 25% menjadi Rp 390. Penguatan juga melanda saham PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) sebanyak 22,47% menjadi Rp 218, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) menguat 19,09% menjadi Rp 262, PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) naik 18,31% menjadi Rp 336, dan PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) menguat 14% menjadi Rp 57.
Baca Juga
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda tiga saham berikut, yaitu PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA), PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA), PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT Voksel Electric Tbk (VOKS).
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup melemah sebayak 47,6 poin (0,61%) ke level 7.696,92. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 493,25 miliar, yaitu terbanyak saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 459,94 miliar, PT Bank Mandiri TbK (BMRI) Rp 459,41 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 245,14 miliar, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 105,44 miliar.
Grafik IHSG

