Mandiri Sekuritas Prediksi IHSG Mixed, Dua Saham Ini Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/9/2024), diproyeksikan bergerak bervariasi dengan rentang 7.650 hingga 7.700.
Mandiri Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini, menyebutkan bahwa indeks masih berada dalam trend bullish, meskipun akhir pekan lalu ditutup turun di bawah level psikologis 7.700, yaitu 7.696.
Baca Juga
Penurunan tipis akhir pekan lalu tersebut tidak mematahkan trend bullish atas IHSG. Hari ini, saham BBRI direkomendasikan beli dengan target harga Rp 5.650 dan saham ADRO direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.990.
Laju IHSG juga akan dipengaruhi gerak bursa saham Wall Street akhir pekan lalu, yaitu Dow Jones menguat 0,33%. Sebaliknya indeks S&P500 dan Nasdaq justru melemah masing-masing 0,13% dan 0,39%.
Baca Juga
Sarana Menara (TOWR) Cetak Kenaikan Laba Semester I-2024, Nilainya Segini
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup melemah sebayak 47,6 poin (0,61%) ke level 7.696,92. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 493,25 miliar, yaitu terbanyak saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 459,94 miliar, PT Bank Mandiri TbK (BMRI) Rp 459,41 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 245,14 miliar, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 105,44 miliar.
Pelemahan IHSG akhir pekan lalu dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor infrastruktur 0,71%, sektor industry 0,42%, sektor keuangan 0,39%, sektor material dasar 0,30%, sektor consumer non primer 0,28%, dan sektor transportasi 0,21%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor sektor energi 1,10%, sektor property 0,60%, sektor kesehatan 0,22%, dan sektor teknologi 0,14%.

