IHSG Hari Ini Diprediksi Mixed, Saham BBTN dan ANTM Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (17/4/2025), diprediksi bergerak dalam rentang 6.309-6.511. Pemodal diminta untuk mewaspadai penurunan ke level support 6.309.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa pelemahan indeks sebesar 0,66% disertai dengan berlanjutnya net sell saham kemarin bisa mendorong penurunan indeks lebih lanjut. Secara tren jangka panjang, IHSG masih berada di zona bearish.
Baca Juga
Pergerakan indeks perdagangan hari terakhir sebelum Jumaat Agung ini akan dipengaruhi penurunan dalam bursa saham Wallstreet semalam, yaitu Dow Jones anjlok 1,73%, S&P500 melemah 2,24%, dan indeks teknologi Nasdaq turun lebih dalam mencapai 3,07%.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BBTN dengan target harga Rp 1.000-1.050 dan ANTM dengan target harga Rp 2.000-2.060. Sebaliknya saham JSMR dan ESSA direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG dilanda profit taking dengan penurunan sebanyak 41,63 poin (0,65%) menjadi 6.400 dengan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 364,60 miliar. Net sell terbanyak disumbangkan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) senilai Rp 136,74 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 127,64 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 55,54 miliar.
Pelemahan tersebut dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan 1,27%, sektor industry 0,32%, sektor infrastruktur 0,75%, sektor consumer non primer 0,39%, sektor consumer primer 0,15%, dan sektor property 0,33%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor energi, material dasar, dan kesehatan.
Baca Juga
Powell Sebut The Fed Hadapi Dilema, Antara Mengendalikan Inflasi dan Mendorong Pertumbuhan
Sebaliknya lima saham justru torehkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) naik 34,85% menjadi Rp 89, PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) naik 34,75% menjadi Rp 159, dan PT PT Krida Jaringan Nusantar Tbk (KJEN) sebanyak 34,15% menjadi Rp 110.
Penguatan ARA juga melanda saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) sebanyak 24,84% menjadi Rp 392 dan PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) naik 24,81% menjadi Rp 830. Sebaliknya penurunan melanda saham ASBI, ECII, IKAN, FORU, dan UDNG.

