IHSG Diprediksi Bergerak Mixed, Tiga Saham Ini Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/6/2025), diproyeksikan bergerak mixed cenderung menguat terbatas dalam rentang 7.100-7.254. Saham PANI, INDY, dan ESSA direkomendasikan beli hari ini.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa pergerakan indeks cenderung mixed didorong keputusan BI dan The Fed yang sama-sama menahan suku bunga. Pergerakan indeks juga dipengaruhi gejolak geopolitik di Timur Tengah.
Baca Juga
The Fed Pertahankan Bunga Acuan, Proyeksikan Dua Pemangkasan Tahun Ini
Laju indeks juga dipengaruhi pergerakan bursa saham global, seprti Dow Jones ditutup turun tipis 0,10%. Begitu juga dengan S&P500 melemah 0,031%. Sebaliknya Nasdaq ditutup menguat sebanyak 0,13%.
Di tengah penguatan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham PANI dengan target harga Rp 12.350-13.500, INDY dengan target harga Rp 1.620-1.715, dan ESSA dengan target harga Rp 730-780. Sebaliknya saham MYOR direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 48,06 poin (0,67%) menjadi 7.107 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 649,39 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA dan AMMN.
Baca Juga
Jelang RUPST, Transcoal (TCPI) Umumkan Raihan Kontrak Jumbo US$ 183 Juta
Pelemahan tersebut dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti sektor consumer primer 1,29%, sektor teknologi 1,21%, sektor keuangan 0,84%, sektor consumer non primer 0,60%, dan sektor infrastruktur 0,28%. Sebaliknya kenaikan hanya melanda saham sektor property dan industry.
Meski IHSG melemah, empat saham cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) naik 34,25% menjadi Rp 98, PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) naik 34,07% menjadi Rp 244, PT Haloni Jane Tbk (HALO) menguat 33,85% menjadi Rp 87, dan saham PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP) menguat 24,59% menjadi Rp 304.

