IHSG Bertahan Rebound Usai Saham BREN Bangkit
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/9/2024), ditutup naik tipis 2,76 poin (0,04%) menjadi 7.778. Rebound tersebut terdorong saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).
Berdasarkan data BEI, saham BREN akhirnya ditutup menghijau setelah auto reject bawah (ARB) dalam dua hari terakhir, bahkan saham BREN sempat mengalami ARB di awal transaksi ke level Rp 5.675. Namun dalam beberapa menit, saham BREN bangkit hingga sempat menguat ke level Rp 7.925. Sedangkan penutupan naik 2,12% menjadi Rp 7.225.
Baca Juga
Bangun JATS Generasi Baru, BEI Kucurkan Investasi Rp 96,9 Miliar
Kenaikan tipis IHSG ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor material dasar 0,52%, sektor energi 0,43%, sektor consumer non primer 0,99%, sektor keuangan 0,15%, dan sektor infrastruktur 0,54%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi, consumer primer, kesehatan, dan sektor industri.
Meski IHSG hanya naik tipis, lima saham ini tetap torehkan penguatan perkasa, seperti saham PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) menguat 25,20% menjadi Rp 154, PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) naik 22,73% menjadi Rp 81, PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) melesat 22,61% menjadi Rp 141, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 22,54% menjadi Rp 3.480, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) melesat 10,24% menjadi Rp 13.725.
Baca Juga
Metrodata (MTDL) Optimistis Cetak Laba Rp 700 Miliar di 2024, Sejumlah Faktor Ini Penopangnya
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam awal transaksi hari ini, yaitu PT Green Power Group Tbk (LABA), PT Chotose Internasional Tbk (CINT), PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE), PT Singaraja Putra Tbk (SINI), PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW), dan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU).
Kemarin, IHSG ditutup rebound sebanyak 32,73 poin (0,42%). Pemodal asing kembali mempertahankan aksi beli (net buy) saham senilai Rp 1,23 triliun di seluruh pasar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 669,50 miliar, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) Rp 153,28 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 111 miliar.
Grafik IHSG

