IHSG Sesi I Berbalik Menguat Usai Saham BREN Rebound
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (24/9/2024), kembali ditutup menguat 6,01 poin (0,08%) menjadi 7.781. Padahal, awal sesi IHSG sempat anjlok lebih dari 40 poin ke 7.717.
Bangkitnya IHSG dipicu atas berhentinya auto reject bawah (ARB) saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Hingga akhir sesi I, BREN ditutup naik 2,47% menjadi Rp 7.250, bandingkan di awal transaksi sempat ARB ke level Rp 5.675.
Baca Juga
Suporter Persib Bandung Rusuh, Erick Thohir Minta Diusut Tuntas
Kenaikan tipis IHSG ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor infrastruktur, consumer non primer, material dasar, transportasi, dan energi. Sebaliknya koreksi melanda saham sektor consumer primer, property, teknologi, dan industry.
Di tengah kenaikan tipis IHSG, lima saham ini torehkan lompatan harga, seperti saham PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) menguat 26,83% menjadi Rp 156, PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) melesat 21,74% menjadi Rp 140, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 19,72% menjadi Rp 3.400, PT Agro Yasa Lestari TbK (AYLS) naik 14,49% menjadi Rp 79, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) melesat 10,84% menjadi Rp 13.800.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam awal transaksi hari ini, yaitu PT Chotose Internasional Tbk (CINT), PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE), PT Green Power Group Tbk (LABA), PT Singaraja Putra Tbk (SINI), PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW), dan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU).
Baca Juga
Pemerintah Kebut Tarik Utang Baru, Naik 74,93% Secara Tahunan
Kemarin, IHSG ditutup rebound sebanyak 32,73 poin (0,42%). Pemodal asing kembali mempertahankan aksi beli (net buy) saham senilai Rp 1,23 triliun di seluruh pasar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 669,50 miliar, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) Rp 153,28 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 111 miliar.
Indeks mampu ke luar dari zona tekanan, meskipun auto reject bawah (ARB) masih melanda saham PT Barito Renewables Energy Tbk ( BREN). Saham ini anjlok Rp 1.750 (19,83%) menjadi Rp 7.075. BREN satu-satunya saham yang dikendalikan Prajogo Pangestu yang mencatatkan penurunan dalam.
Grafik IHSG

