Meski BREN Melesat, IHSG Sesi I Berbalik Melemah
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (11/6/2024), ditutup melemah 11,85 poin (0,17%) menjadi 6.909,70. Pergerakan indeks dalam rentang 6.876-6.932.
Pelemahan indeks dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, yaitu sektor industry 1,80%, sektor keuangan 0,76%, sektor teknologi 0,32%, sektor consumer primer 0,48%, dan sektor transportasi 0,09%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor infrastruktur 1,06%, sektor material dasar 0,74%, dan sektor energi 0,27%.
Baca Juga
Saat ARB, Prajogo Pangestu Mendadak Borong Puluhan Juta Saham Barito Renewables (BREN)
Di tengah pelemahan indeks didukung penguatan saham berikut, yaitu saham PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) naik Rp 165 (17,73%) menjadi Rp 166, PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) menguat Rp 235 (16,04%) menjadi Rp 1.700, PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) menguat Rp 80 (13,79%) menjadi Rp 660, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebanyak Rp 650 (9,77%) menjadi Rp 7.300.
Sebaliknya pelemahan melanda saham PT Estee Gold Feet Tbk (EURO), PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA), PT Lionmesh Prima Tbk (LMSH), PT Golden Eneryg Mines Tbk (GEMS), dan PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON).
Baca Juga
Dharma Polimetal (DRMA) Segera Luncurkan Battery Casing Hyundai, Bagaimana Sahamnya?
IHSG kemarin ditutup rebound dengan kenaikan 23,6 poin (0,34%) menjadi 6.921. Rebound terjadi setelah saham emiten Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), berhasil berbalik arah menjadi auto reject atas (ARA).
Sedangkan pemodal asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 296,04 miliar. Sejumlah saham yang dilepas adalah BREN senilai Rp 251,71 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 146,14 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 61,30 miliar.

