IHSG bisa Sideways Usai Anjlok Dalam Pekan Lalu, Mandiri Sekuritas Jagokan Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/9/2024), berpeluang bergerak sideways dalam jangka pendek setelah ditutup anjlok dalam pada penutupan akhir pekan lalu.
Mandiri Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa penurunan dalam IHSG akhir pekan lalu membentuk pola breakdown dari bullish channel dan mengindikasikan pergerakan sideways. Hal ini membuka peluang pergerakan hari ini dalam rentang 7.630-7.960.
Baca Juga
Raih Kontrak Suplai Baterai Motor Listrik Jumbo! Saham Green Power (LABA) bisa Melesat
Sedangkan dua saham yang layak untuk dilirik hari ini adalah saham SILO direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.200 dan saham BIRD direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.990.
Laju IHSG hari ini juga akan terpengaruh penutupan bursa saham Wall Street akhir pekan lalu, yaitu Dow Jones kembali menguat tipis. Sebaliknya indeks S&P500 dan Nasdaq turun tipis.
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup anjlok sebanyak 162,39 poin (2,05%) ke level 7.743 akibat kejatuhan saham-saham emiten Prajogo Pangestu. Meski demikian, pemodal asing justru mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar senilai Rp 523,12 miliar.
Baca Juga
Usai Sahamnya Anjlok hingga ARB, Manajemen Barito Renewables (BREN) Ungkap Informasi Ini
Kejatuhan saham emiten Prajogo terjadi setelah FTSE Russel membatalkan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebagai konstituen baru dalam perhitungan FTSE Global Index-large capital market. Hal ini dipicu atas free float saham yang minim.
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, saham BREN terjun bebas ARB Rp 2.200 (19,95%) menjadi Rp 8.825. Penurunan juga melanda saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) anjlok sebanyak 10,56% menjadi Rp 8.050, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terjungkal 10,88% menjadi Rp 1.065.
Saham emiten Prajogo lainnya PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) anjlok lebih dalam mencapai 18,08% menjadi Rp 7.250 dan saham PT Petrosea Tbk (PTRO) terkoreksi sebanyak 10,38% menjadi Rp 11.650.
Grafik IHSG

