IHSG Dibuka Sideways Melemah Lanjutkan Koreksi Pekan Lalu
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (18/11/2024), bergerak turun tipis 2,13 poin (0,06%) menjadi 7.160. Sedangkan level tertinggi 7.174.
Beberapa sektor saham yang catatkan pelemahan, yaitu saham sektor energi, sektor kesehatan, sektor property, sektor infrastruktur, dan keuangan. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi, sektor consumer primer, sektor material dasar, dan sektor industri.
Baca Juga
Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia terhadap Energi Terbarukan
Meski bergerak melemah, tiga saham ini torehkan lompatan harga, yaitu saham PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 25% menjadi Rp 5.450, PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) naik 21,54% menjadi Rp 316, dan PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) naik 15,95% menjadi Rp 378.
Sebaliknya pelemahan melanda saham PT Mitra Tirta Buwana Tbk (SOUL), PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI), dan PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA).
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup anjlok sebanyak 53,3 poin (0,74%) menjadi 7.161,26. pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 515,92 miliar, yaitu PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 218,98 miliar PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 166,21 miliar, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 113,37 miliar.
Baca Juga
Akuisisi Sembcorp, Peringkat TBS Energi (TOBA) Dipertahankan di Level idA
Koreksi IHSG hingga berada di bawah 7.200 dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,92%, sektor energi 1,28%, sektor consumer primer 1,38%, sektor keuangan 0,63%, dan sektor property 0,63%. Sebaliknya satu-satunya sektor saham yang naik adalah sektor industry 0,49%.
Meski IHSG anjlok, empat saham ini bertahan auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) melesat 34,02% menjadi Rp 260, PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 24,93% menjadi Rp 4.360, saham PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) menguat 24,77% menjadi Rp 2.670, dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) menguat 24,32% menjadi Rp 276.

