Deretan Saham Ini Masih Undervalue, Ada Saham Pilihan Lo Kheng Hong
JAKARTA, investortrust.id - Saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dan saham jagoan investor kawakan, Lo Kheng Hong yakni PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) termasuk dalam deretan saham sektor barang konsumen non primer yang harga sahamnya tergolong masih murah (undervalue).
Menurut data Litbang investortrust.id, AUTO memiliki price to earning ratio (PER) sebesar 5,79 kali dan price to book value (PBV) senilai 0,73 kali. Pada penutupan Jumat kemarin, (20/9/2024) saham AUTO bertengger pada posisi Rp 2.340 per saham.
Sedangkan nilai PER saham GJTL tercatat 3,17 kali dan nilai PBV sebesar 0,45 kali. Saham GJTL pada perdagangan Jumat, (20/9/2024) ditutup di level Rp 4.443 per saham.
Baca Juga
Ini Top 10 Saham Undervalued Sektor Kesehatan, Ada TSPC, SIDO, dan KLBF
Selain pada kedua saham di atas, Adapun saham-saham lainnya yang masuk ke dalam jajaran saham yang dianggap undervalue seperti RAFI, PLU, MNCN, GDYR, ESTI, PBRX, ESTA, dan TOOL.
Pada saham AUTO tercatat kenaikan pasar ekspor di saat pasar otomotif domestik lesu. Mengutip data Gaikindo, segmen penjualan mobil secara wholesales sepanjang semester I 2024 tercatat 408.012 unit atau turun 19,4% dibandingkan periode sama tahun lalu mencapai 506.427 unit.
Sedangkan segmen penjualan ritel tercatat sebesar 431.987 unit sepanjang semester I-2024 atau turun 14% dibandingkan tahun 2023 mencapai 502.533 unit.
Baca Juga
Inilah 10 Saham Undervalued Sektor Keuangan, BBTN dan BJBR Masuk
Baru-baru ini, Direktur AUTO Sophie Handili menyampaikan Perseroan telag menjalankan strategi diversifikasi bisnis dengan menjajaki pasar alat kesehatan.
Dengan strategi diversifikasi bisnis ini menjadi fokus utama bagi perseroan di tahun ini. Langkah ini dilakukan perseroan di tengah lemahnya penjualan otomotif domestik pada 2024.
"Kami memasuki industri alat kesehatan dengan merek GRIN, industri alat kesehatan ini kami mulai dari sejak jaman pandemi COVID-19, di mana pada saat itu mungkin bisnis otomotif sedang mengalami penurunan," kata Sophie dalam Media Day 2024 di Menara Astra, Jakarta, Rabu (18/9/2024).
Sampai dengan Juni tahun 2024, Sophie memaparkan AUTO telah meluncurkan 24 produk alat kesehatan termasuk lima di antaranya diluncurkan bulan Maret, April dan Juni tahun ini. Poduk-produk yang diluncurkan AUTO lewat GRIN yakni digital coloumn scale, baby incubator, blood pressure monitor lite, electrocardiography, dan infant warmer.
Sementara itu, emiten produsen ban favorit Lo Kheng Hong alias Pak Lo, GJTL ini mencatatkan kinerja yang meningkat dengan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk semester I 2024 meroket sebesar 60,69% mencapai Rp 577,15 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 359,09 miliar.
Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan pendapatan bersih sebesar 5,31% menjadi Rp 8,54 triliun, dibandingkan dengan Rp 8,11 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Saham Gajah Tunggal dalam portofolio Pak Lo per 31 Agustus 2024 tercatat sebanyak 181,18 juta lembar atau setara 5,19% dari total saham GJTL. Sehingga nilai kepemilikannya kini sekitar Rp 243,69 miliar.
