Umumkan Kolaborasi dengan Alibaba, Saham GOTO malah Berbalik Turun, Kok Bisa?
JAKARTA, investortrust.id – Usai umumkan kemitraan strategis dengan Alibaba, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berbalik anjlok dekati level 'gocap' pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/9/2024). Tak hanya itu, pemodal asing terpantau rajin melepas kepemilikan saham di GOTO sepanjang September 2024 berjalan.
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, saham GOTO melemah 4,62% menjadi Rp 62 pada awal sesi II, bahkan saham ini sempat menyentuh level Rp 61. Sedangkan rentang pergerakannya berada dalam kisaran Rp 61-68 per saham. Namun demikian sepanjang September 2024, saham GOTO masih mencatatkan penguatan pesat dari level Rp 52 menjadi Rp 62.
Baca Juga
GOTO Melesat 25% Tinggalkan Level Gocap, Seberapa Jauh bisa Menguat?
Pelemahan tersebut terjadi setelahGOTO mengumumkan penandatangan nota kesepahanan (MoU) kemintraan strategis dengan Alibaba. Kemitraan strategis ini berupa pemanfaatan teknologi Alibaba Cloud untuk mendukung ekosistem GOTO. Sedangkan Alibaba berkomitmen untuk mempertahankan sahamnya di GOTO.
Manajemen GOTO menyebutkan, GOTO berkomitmen untuk menggunakan layanan Alibaba Cloud, unit bisnis bidang layanan teknologi dan kecerdasaran, dalam lima tahun mendatang. Langkah ini bertujuan akan memperkuat layanan serta inovasi digital perseroan dengan dukungan artificial intelligence (AI) dan teknologi cloud milik Alibaba.
Baca Juga
Saham GOTO Melesat 22,64% dalam Lima Hari, Ternyata Ada Kerja Sama dengan Alibaba
Meski saham GOTO mencatatkan penguatan pesat sepanjang September 2024 berjalan, saham GOTO ternyata terpantau sebagai saham dengan penjualan oleh pemodal asing bernilai jumbo. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) sebanyak Rp 518,31 miliar saham GOTO kurun waktu 2-17 September. Bahkan, saham GOTO tercatat sebagai saham penyumbang terbesar penjualan bersih saham di BEI sepanjang September 2024 berjalan.
Sementara itu, Mandiri Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa kolaborasi Alibaba dan GOTO bisa mengurangi overhang harga saham GOTO. Kemitraan tersebut juga bisa menekan biaya cloud yang harus dikeluarkan perseroan. Saat ini, saham GOTO dipertahankan rekomendasi beli dengan target harga Rp 125.
Grafik GOTO

