Charoen Pokhpand (CPIN) Kantongi Laba Rp 2,67 Triliun Kuartal III-2023
JAKARTA, investortrust.id – Emiten perunggasan, PT Charoen Pokhpand Indonesia Tbk (CPIN) mengumumkan kinerja kuartal III-2023, dengan meraih laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 2,67 triliun, terkikis 16,12% year on year (yoy) dari Rp 3,18 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kendati laba menurun, pada periode tersebut, Perseroan berhasil memacu pendapatan bersih menjadi Rp 47,23 triliun, naik 8,49% yoy, dari Rp 43,44 triliun pada periode September 2022.
Sayangnya beban pokok penjualan meningkat menjadi 40,21 triliun dari Rp 36,52 triliun. Alhasil laba kotor yang dicatatkan turun menjadi Rp 6,91 triliun dari Rp 6,92 triliun.
Baca Juga
IPPC dan Hyundai Perkuat Kerja Sama Layanan Bongkar Muat Kepelabuhanan
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan Perseroan yang dikutip, Jumat (3/11/2023), tercatat Perseroan membukukan laba usaha sebesar Rp 3,88 triliun, terkikis dari Rp 4,18 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sedangkan laba periode berjalan yang dikantongi tercatat turun 16,12% yoy menjadi Rp 2,67 triliun.
Dari sisi neraca, CPIN mencatat total aset Rp 41,94 triliun per 30 September 2023, naik dibanding posisi 31 Desember 2022 yang tercatat Rp 39,85 triliun.
Baca Juga
Duh..., Krakatau Steel (KRAS) Derita Rugi Rp 919,56 Miliar akibat Pabrik Rusak
Adapun total ekuitas tercatat naik menjadi Rp 29,02 triliun per 30 September 2023, dibanding posisi 31 Desember 2022 yang tertera Rp 26,33 triliun. Sedangkan angka liabilitas Perseroan mengalami penurunan menjadi Rp 12,92 triliun dibanding Rp 13,52 triliun pada 6 bulan sebelumnya.
Atas capaian tersebut perseroan menorehkan laba per saham Rp 163 per 30 September 2023, turun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 194.

