Refinancing Utang, Emiten Gita Wirjawan (OKAS) Raih Pinjaman Bank Panin Rp 150 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Emiten pertambangan, migas dan transportasi yang dikendalikan oleh mantan Menteri Perdagangan Gita Wijawan, PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mengantongi pinjaman sebesar Rp 150 miliar dari PT Bank Pan Indonesia Tbk atau Bank Panin (PNBN).
Direktur PT Ancora Indonesia Resources Tbk Ahmad Zakky Habibie menjelaskan penandatanganan perjanjian kredit oleh Perseroan dengan Bank Panin dilakukan pada tanggal 4 September 2024.
Adapun jangka waktu atau tenor pinjaman yaitu selama 5 tahun setelah penandatanganan perjanjian kredit, dengan tingkat bunga sebesar 10% per tahun.
Baca Juga
Harga Emas Antam Tergerus Rp 9.000 Jadi Rp 1.405.000 per Gram
“Dana pinjaman dari Bank Panin akan digunakan untuk refinancing share holder loan atau pinjaman kepada 2 pemegang saham,” urai Ahmad Zakky dikutip dari laporan keterbukaan informasi yang dilansir Perseroan pada, Jumat (6/9/2024).
Secara rinci disebutkan, refinancing share holder loan dilakukan kepada Island Spice Investments Limited (ISIL)sebesar Rp 115 miliar dan kepada PT Multi Berkat Energi (MBE) sebesar Rp 35 miliar. Nama terakhir merupakan pemegang saham pengendali OKAS yang dimiliki oleh Gita Wirjawan.
Saat ini MBE menguasai sebanyak 38,69% saham OKAS, sedangkan ISIL menguasai sebanyak 25,60% saham OKAS.
Baca Juga
BEI: Total Emisi Obligasi dan Sukuk Tembus Rp 87,19 triliun Sepanjang 2024
Ahmad Zakki menyebut, dengan dilakukannya refinancing tersebut maka Perseroan akan mendapat manfaat atas keringanan beban bunga, di mana bila tanpa refinancing beban bunga yang ditanggung mencapai US$ 5,86 juta atau Rp 95,46 miliar (kurs Rp 16.295 per dolar AS), sedangkan dengan dilakukannya refinancing beban bunga diestimasi turun menjadi US$ 4,06 juta atau sekitar Rp 66,17 miliar.
Adapun perolehan fasilitas pinjaman tersebut tidak memerlukan persetujuan pemegang saham lewat RUPS karena nilainya tidak mencapai 50% dari total ekuitas Perseroan, di mana ekuitas yang dimiliki mencapai Rp 643,38 miliar.
Grafik Harga Saham OKAS:

