VinFast dan Gita Wirjawan Dorong Bonus Demografi Jadi Kekuatan Ekonomi Hijau
Poin Penting
|
TANGERANG, investortrust.id - Bonus demografi Indonesia bisa jadi kekuatan ekonomi, asal diiringi investasi serius di pendidikan dan transisi energi. Hal ini disampaikan Gita Wirjawan dalam diskusi Vin Talks di GIIAS 2025 bersama CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto.
“20% penduduk Indonesia berusia di bawah 15 tahun. Tapi kalau tidak disiapkan dari sekarang, bonus ini bisa jadi beban,” ujar Gita di ICE BSD City, Tangerang, Jumat (1/8/2025).
Mantan Menteri Perdagangan ke-27 itu menyoroti pentingnya peningkatan lulusan bidang STEM nasional yang masih tertinggal jauh dari China dan India. Menurut Gita, untuk mencapai target pendapatan per kapita US$ 15.000, Indonesia harus memperkuat institusi pendidikan dan memperluas akses teknologi.
Gita juga menilai elektrifikasi transportasi sebagai peluang besar untuk menurunkan emisi global dan menciptakan pertumbuhan hijau. Namun, dibutuhkan regulasi yang konsisten dan kebijakan fiskal yang berdampak jangka panjang.
“Saya dukung insentif (pemerintah) untuk kendaraan listrik, asal disertai desain yang hati-hati. Kalau salah, bisa jadi beban fiskal,” ujarnya. Subsidi, menurutnya, harus diarahkan untuk membuka pasar dan mendorong inovasi.
Menanggapi itu, CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto menyebut Indonesia sebagai pasar strategis dengan regulasi EV yang makin progresif. Bahkan, merek otomotif asal Vietnam itu sudah membangun pabrik seluas 170 hektare di Subang yang ditargetkan mulai produksi akhir 2025.
“Model pertama yang dirakit di sana adalah VF3. Investasi awal diharapkan dapat menyerap lebih dari 1.000 tenaga kerja," tegas Kariiyanto.
Selain produksi, VinFast juga membangun ekosistem lengkap dari charging station, layanan purna jual, hingga jaminan harga jual kembali. VinFast juga menggandeng universitas dan lembaga vokasi untuk pengembangan SDM.
"Kami tidak hanya jual mobil, tapi solusi EV menyeluruh. Skill SDM lokal adalah kunci keberhasilan kami di Indonesia,” tambah bos VinFast itu.
Di sisi lain, Gita pun memberikan dua catatan penting kepada pemerintah. Ia berharap catatan ini dapat mempercepat ekonomi hijau dengan pemanfaatan bonus demografi.
“Investor bisa terima risiko, tapi mereka butuh kepastian hukum. Kedua, kalau SDM bagus dan regulasi solid, maka modal akan datang dengan sendirinya," pungkasnya.

