United Tractors (UNTR) Update Pergerakan Harga Komoditas dan Target Produksi 2024
JAKARTA, investortrust.id – Pergerakan harga komoditas belakangan ini dinilai sangat positif bagi bisnis dan kinerja PT United Tractors Tbk (UNTR).
Direktur UNTR, Iwan Hadiantoro, mengatakan pada awal tahun 2024 harga batu bara, emas, dan nikel belum setinggi saat ini.
“Harga batu bara awal tahun mungkin di kisaran level US$ 100 - 110 per ton, sekarang sudah mencapai US$ 140 - 150 per ton lagi,” kata Iwan dalam Public Expose Live 2024 secara daring, Jumat (30/8/2024).
Kemudian pada komoditas emas, Iwan mengatakan harga emas dipengaruhi oleh konflik geopolitik dan pergerakan suku bunga acuan Amerika Serikat, sehingga belakangan ini meningkat mencapai US$ 2.500 per ons.
Baca Juga
United Tractors (UNTR) Ungkap Penyebab Penurunan Penjualan Alat Berat 29% per Juli 2024
Sedangkan pada komoditas nikel yang sempat mengalami tekanan terutama di akhir tahun lalu, saat ini sudah mulai pulih untuk pertengahan tahun ini di level sekitar US$ 16.000 - 17.000 per ton.
“Kita berharap dalam 6 bulan ke depan situasi ini masih akan stabil dan tentunya itu sangat berdampak positif buat bisnis kami yang memang banyak bergantung terhadap komoditas ini,” jelasnya.
Selain itu, perihal rencana peningkatan kapasitas volume produksi juga akan mendorong kinerja Perseroan. Iwan pun menjabarkan mengenai target-target produksi yang akan dicapai UNTR tahun ini.
“Dari sisi batu bara, kita memiliki tambang batu bara di bawah PT Tuah Turangga Agung (Turangga Resources) yang rencananya sampai akhir tahun mencapai 13 juta ton, di mana sekitar 4,1 juta tonnya itu adalah batu bara metallurgy atau coking coal, sisanya adalah thermal coal,” bebernya.
Sementara untuk penjualan emas, target UNTR sampai Desember ini sebesar 235 ribu ons. Angka ini meningkat sedikit dibandingkan tahun lalu sekitar 200 ribu ons.
“Untuk nikel yang diproduksi oleh PT Stargate Pasific Resources di Sulawesi. Target penjualan sebesar 1,9 juta ton nickel ore terdiri dari high grade or atau saprolite sekitar 700 ribu dan limonite (low grade) sekitar 1,2 juta ton nickel ore,” ucap Iwan.
Baca Juga
Hal yang terkait dengan ekspansi di sektor komoditas memang ada dua komoditas yang saat ini menjadi prioritas UNTR adalah emas dan nikel. UNTR aktif mencari peluang pada dua sektor tersebut baik di market domestik dan juga di luar negeri.
“Kalau ditanya mengenai ekspansi lanjutannya, seperti misalnya di stargate, kita rencana untuk bikin smelter Rotary Kiln-Electric Furnace (RKEF) dalam jangka dekat ini dan saat ini sedang kita pertimbangkan untuk jangka panjangnya menuju ke High Pressure Acid Leach (HPAL) processing juga,” tandas dia.
Grafik Harga Saham UNTR secara Ytd:

