Pelemahan Rupiah Untungkan United Tractors (UNTR), Begini Rekomendasi dan Target Harga Sahamnya
JAKARTA, investortrust.id – PT United Tractors Tbk (UNTR) berhasil mencatatkan penjualan alat berat sesuai target hingga Mei 2024, meskipun angkanya menunjukkan penurunan sebanyak 34% dari periode sama tahun lalu. Perseroan juga didukung penurunan nilai tukar Rupiah yang bisa berimbas terhadap kenaikan laba bersih.
UNTR mencatatkan penjualan sebanyak 1.757 unit alat berta hingga Mei 2024 atau turun 34% dari periode sama tahun lalu. Penjualan alat berat sektor pertambangan mengontribusi 64%. Dengan capaian tersebut sudah sesuai harapan atau merefleksikan 44% dari target tahun ini 4.000 unit alat berat.
Baca Juga
Terkait bisnis penambangan batu bara menunjukkan kenaikan volume overburden sebanyak 15,6% menjadi 490,9 juta ton. Angka tersebut sudah setara dengan 52%b dari target tahun ini. Kenaikan ditopang peningkatan permintaan dari pelanggan PTBA dan ITMG.
Estimasi Keuangan UNTR
Sucor Sekuritas
Sedangkan penjualan batu bara anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini tetap tumbuh kuat mencapai 19,1% menjadi 6,2 juta ton. Raihan tersebut sudah merefleksikan 51% dari target tahun ini. Perseroan mempertahankan target volume penjualan sebanyak 12 juta ton batu bara tahun ini.
Sedangkan segmen bisnis penambangan emas, UNTR kembali mencatakan pertumbuhan volume penjualan menjadi 18 koz di Mei 2024. Perseroan terus mengejar peningktan volume penjualan menjadi 235 koz tahun ini dan diharapkan menjadi 300 koz tahun depan. Perseroan juga terdukung kenaikan harga jual emas global.
Baca Juga
Gelontorkan Rp 1,26 Triliun, UNTR Tambah Saham di Pembangkit Listrik Geothermal Ini
Selain sejumlah faktor tersebut, analis Sucor Sekuritas Yoga Ahmad Gifari mengatakan, United Tractors (UNTR) dituntungkan atas penguatan Dollar terhadap Rupiah. «Berdasarkan hasil analisis sensitif, setiap pelemahan Rupiah sebanyak 1% akan berimbas terhadap peningkatan laba bersih perseroan mencapai 1,6%,» tulisnya dalam riset tersebut.
Berbagai faktor tersebut mendorong Sucor Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham UNTR dengan target harga Rp 27.750. Target tersebut juga mempertimbangkan arus kas perseroan yang kuat.
Target tersebut juga memperkirakan laba bersih perseroan mencapai Rp 16,11 triliun tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 20,61 triliun. Pendapatan juga diperkiraan mencapai Rp 117,79 triliun tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 128,58 triliun.
Grafik UNTR

