Top! IHSG Kembali ATH Level 7.466 dan Tujuh Saham ARA Dipimpin VICO
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/8/2024), ditutup melesat hingga kembali cetak rekor tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) setelah naik 34,74 poin (0,47%) ke level 7.466,83.
Sedangkan rekor tertinggi terakhir IHSG terjadi pekan lalu dengan penutupan 7.436 yang terjadi pada 14 Agustus 2024. Sedangkan pergerakan indeks sempat bergerak di zona merah hingga sentuh level 7.420 dengan nilai transaksi Rp 8,07 triliun.
Baca Juga
Bangun PLTA Tomoni, Arkora Hydro (ARKO) Kantongi Pembiayaan Rp 223 Miliar dari SMI
Penguatan IHSG ke rekor tertingi baru sepanjang masa tersebut didukung kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor konsumer primer naik 3,31%, sektor industri naik 1,17%, sektor keuangan 0,65%, sektor transportasi 0,41%, dan sektor material dasar 0,66%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan 0,45%, sektor infrastruktur 0,44%, dan sektor energy 0,06%.
Di tengah penguatan IHSG hingga cetak ATH baru, enam saham berhasil menguat hingga auto reject atas (ARA), PT Victoria Investama Tbk (VICO) melesat 34,58% menjadi Rp 144, PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) melesat 34,53% menjadi Rp 187, PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) melesat 34,55% menjadi Rp 148, dan PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) naik 33,78% menjadi Rp 99.
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Green Power Group Tbk (LABA) senilai Rp 24,68% menjadi Rp 384, PT Charnic Capital Tbk (NICK) melesat 24,30% menjadi Rp 665, dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) melesat 19,81% menjadi Rp 6.350.
Sebaliknya pelemahan paling dalam melanda saham berikut, yaitu saham PT Panin Life Tbk (PNLF), PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO), PT Kedoya Adyara Tbk (RSGK), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), dan PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU).
Baca Juga
IHSG akhir pekan lalu ditutup naik sebanyak 22,59 poin (0,30%) menjadi 7.432.Sedangkan IHSG sepanjang pekan lalu melesat sebanyak 2,41% menjadi 7,432,09. Sepanjang pekan ini, IHSG sempat sentuh rekor tertinggi baru 7.460 dengan net buy saham mencapai Rp 5,42 triliun.
Penguatan IHSG pekan lalu ditopang penguatan sebanyak 509 saham. Sedangkan sisanya sebanyak 224 saham ditutup mendatar dan sebanyak 206 saham ditutup melemah. Saham dengan penyumbang terbesar terhadap penguatan adalah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
Grafik IHSG

