IHSG Sesi I Kembali Melesat 0,62%, Giliran Saham BUMN Konstruksi Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (13/8/2024), ditutup menguat 45,53 poin (0,62%) menjadi 7.343,15. Pergerakan indeks dalam rentang 7.286,55-7.366,65 dengan nilai transaksi Rp 3,98 triliun.
Lompatan tersebut ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor konsumer primer 2,73%, sektor energi 1,84%, sektor infrastruktur 1,07%, sektor transportasi 1,74%, dan sektor keuangan 0,59%. Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor industri 0,24%.
Baca Juga
Di tengah lompatan tersebut, sejumlah saham ini torehkan penguatan mengesankan hingga auto reject atas, yaitu saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) naik Rp 52 (24,30%) menjadi Rp 266 dan dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) menguat Rp 820 (24,85%) menjadi Rp 4.120.
Kenaikan juga melanda saham PT Wika Bangunan Gedung Tbk (WEGE) sebanyak Rp 17 (26,15%) menjadi Rp 82, PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) naik Rp 16 (19,05%) menjadi Rp 100, dan PT PP Presisi Tbk (PPRE) melesat Rp 11 (15,71%) menjadi Rp 81.
Sebaliknya penurunan melanda saham berikut, yaitu saham PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA), PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO), dan PT Era Graharealty Tbk (IPAC).
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 40,62 poin (0,56%) menjadi 7.297,62. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 490 miliar, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 160,73 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 97,17 miliar, PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 39,44 miliar.
Baca Juga
Saatnya Cuan Wintermar (WINS), Berikut Target Saham dan Kinerja Keuangannya
Penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor energi melesat 3,23%, sektor teknologi 2,26%, sektor konsumer primer 1,23%, dan sektor material dasar 1,13%. Sebaliknya penurunan tipis melanda transportasi, kesehatan, dan properti.
Saat IHSG melesat, dua saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) saham PT Green Power Group Tbk (LABA) menguat 24,77% menjadi Rp 272 dan PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) menguat 24,55% menjadi Rp 274.
Grafik IHSG

