IHSG Akhirnya Terkoreksi, Tapi Saham JMAS, NEST, dan DOSS Bertahan ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis 8/8/2024), ditutup terkoreksi sebanyak 17,01 poin (0,24%) menjadi 7.195,12. Pergerakan dalam rentang 7.181-7.234 dengan nilai transaksi Rp 7,08 triliun.
Pelemahan IHSG hari ini terseret penurunan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,93%, sektor infrastruktur 0,81%, sektor transportasi 0,76%, sektor konsumer primer 0,59%, dan sektor energi 0,34%. Kondisi berbeda dicatatkan sektor saham properti, teknologi, keuangan, dan kesehatan dengan penguatan.
Baca Juga
Pacu Kinerja, Astra (ASII) Fokuskan Investasi 7 Lini Bisnis Ini
Meski IHSG ditutup di zona merah, tiga saham ini berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) sebanyak 34,21% menjadi Rp 102. Dua lainnya disumbangkan saham pendapatan baru PT Esta Indonesia Tbk (NEST), yang listing hari ini, melesat 35% menjadi Rp 270 dan PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) naik 34,07% menjadi Rp 244.
Penguatan selanjutnya dicatatkan saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menguat 30,77% menjadi Rp 68 dan PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) sebanyak 29,79% menjadi Rp 122.
Baca Juga
OJK Telisik Apakah Ada atau Tidak Tindakan Insider Trading Dua Saham Milik Prajogo Ini
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam dicatatkan, yaitu saham PT Jaya Trishindo Tbk (HELI), PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI), PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR), PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), PT Indo Straits Tbk (PTIS), dan PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI).
Begitu juga dengan saham emiten Prajogo Pangestu catatkan pelemahan hari ini, yaitu saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Petrindo Jaya Kreasi tbk (CUAN), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Sebaliknya saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) pertahanan penguatan.
Grafik IHSG

