IHSG Sesi I Turun Tipis, tapi Saham Pendatang Baru, DOSS dan NEST, Berjaya
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis 8/8/2024), ditutup turun tipis 6,29 poin (0,09%) menjadi 7.205. Pergerakan indeks dalam rentang 7.182-7.234 dengan nilai transaksi Rp 3,69 triliun.
Koreksi tersebut dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 1,05%, sektor energi 0,70%, sektor infrastruktur 0,46%, sektor konsumer non primer 0,24%, dan sektor konsumer 0,18%. Sebaliknya sektor saham properti, teknologi, keuangan, dan kesehatan naik.
Baca Juga
Dengan Kenaikan Penerimaan Dividen dan NAB, Harga Wajar Saham Saratoga (SRTG) Rp 2.000
Sedangkan saham dengan penguatan harga paling pesat dipimpin saham PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS), yang listing perdana di BEI kemarin, kembali cetak auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 34,07% menjadi Rp 244. Selanjutnya, saham PT Esta Indonesia Tbk (NEST) yang listing di BEI hari ini dengan penguatan 30% menjadi Rp 260.
Penguatan juga kembali melanda saham PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) sebanyak 28,95% menjadi Rp 98, PT Pinago Utama Tbk (PNGO) naik 21,71% menjadi Rp 1.850, dan PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) melesat 7,69% menjadi Rp 70.
Baca Juga
Sebaliknya saham dengan pelemahan paling dalam dicatatkan, yaitu saham PT Jaya Trishindo Tbk (HELI), PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA), PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI), PT Indo Straits Tbk (PTIS), dan PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI).
Kemarin, indeks ditutup melesat sebanyak 82,91 poin (1,16%) menjadi 7.212,13. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 341,09 milair. Penguatan ditopang lompatan seluruh sektor saham, seperti saham sektor industri 1,82%, sektor material dasar 1,27%, sektor energi 1,34%, sektor transportasi 1,62%, sektor properti 1,36%, dan sektor konsumer non primer 1,01%.
Grafik IHSG

