Jasa Marga (JSMR) Torehkan Kenaikan Laba Mengesankan, Bakal Berlanjut di Paruh II-2024?
JAKARTA, investortrust.id – PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menunjukkan kinerja keuangan yang mengesankan pada kuartal II-2024. Apakah pertumbuhan kuat tersebut masih menaungi operator jalan tol tebesar di Indonesia ini pada semester II-2024?
Jasa Marga membukukan lompatan laba bersih sebanyak 104% dari Rp 1,14 triliun menjadi Rp 2,34 triliun pada semester I-2024. Kenaikan tersebut ini sejalan dengan pertumbuhan pendapatan sebanyak 30% dari Rp 6,98 triliun menjadi Rp 9,10 triliun.
Secara margin, Jasa Marga juga torehkan lompatan yang mengesankan, yaitu margin laba kotor melesat dari 52% menjadi 59%. Begitu juga dengan margin keuntungan bersih melesat dari 16% menjadi 26%.
Baca Juga
Ditopang Jalan Tol dan Konstruksi, Laba Jasa Marga (JSMR) Melesat 104,32%
Analis Sucor Sekuritas Niko Pandowo dalam riset terakhrinya menyebutkan bahwa lompatan mengesankan atas kinerja keuangan operator jalan tol tersebut ini ditopang tiga hal. Pertama, implementasi kenaikan atas 21 ruas tol bersamaan dengan penambahan tujuh ruas tol baru.
Estimasi Kinerja JSMR
Sumber: Sucor Sekuritas
Lompatan juga didukung rekonsolidasi ruas tol JSB, JNK, dan JSN setelah dituntaskannya pembelian kembali RDPT atas tiga ruas tersebut. Ketiga, adanya one-off tax sesuai dengan PMK 72 yang berimbas terhadap keuntungan Rp 600 miliar. Hal ini menjadikan laba bersih perseroan melompat sebanyak 104% pada paruh pertama tahun ini.
“Realisasi laba bersih semester I tersebut sudah setara dengan 86% dari target kami dan 76% dari target yang diproyeksikan konsensus analis,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.
Baca Juga
Perusahaan Affiliasi Grup Salim Teken Akuisisi 35% Saham Ruas JTT dari Jasa Marga (JSMR)
Lalu, bagaimana dengan pertumbuhan kinerja keuangan semester II-2024? Sucor Sekuritas memperkirakan tingkat pertumbuhan kinerja keuangan Jasa Marga (JSMR) diprediksi kembali normal. Hal ini didukung sejumlah faktor, seperti tuntasnya one-off tax sesuai aturan PMK72. Sedangkan kontribusi ruas JSN, JNK, dan JSB diperkirakan kembali normal, karena konsolidasi tiga ruas ini sudah berlaku sejak kuartal III-2023.
Terkait pengembangan ruas tol baru, Niko mengatakan, sebanyak lima proyek tol baru sedang digarap. Di antaranya, ruas Jogja-Bawen, Probolinggo-Banyuwangi, dan akses Patimban. “Kami memperkirakan perseroan tidak akan mengalami kesulitan untuk membiayai proyek tersebut didukung keuntungan dari divestasi sebagian saham JTT,” terangnya.
Berbagai faktor tersebut mendorong Sucor Sekuritas untuk kembali mempertahankan rekomendasi beli saham JSMR dengan target harga Rp 6.600.
Grafik Saham JSMR

