Bagikan

Target Kinerja Keuangan dan Saham United Tractors (UNTR) Direvisi Naik Saat Laba Turun, Kok Bisa?

JAKARTA, investortust.id –  BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik target kinerja keuangan dan saham PT United Tractors Tbk (UNTR), meskipun realisasi kinerja keuangan turun sepanjang semester I-2024. Kok bisa?

Hingga semester I-2024, perseroan membukukan penurunan laba bersih sebanyak 15%menjadi Rp 9,5 triliun, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 11,2 triliun. Koreksi ini sejalan dengan pelemahan pendapatan sebanyak 6% menjadi Rp 64,5 triliun dari Rp 68,7 triliun di periode sama tahun lalu.

“Meski laba turun, realisasi tersebut sudah melampaui ekspektasi kami. Kuatnya laba dipengaruhi atas performa operasional segmen bisnis kontraktor batu bara dan produksi batu bara perseroan lebih kuat, dibandingkan perkiraan semula,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Christian Sitorus dan Erinda Krisnawan dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.

Baca Juga

Laba United Tractors (UNTR) Turun di Semester I-2024, Manajemen Ungkap Faktor Ini

BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa raihan laba bersih anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini setara dengan 55% dari target tahun ini atau lampaui estimasi. Lompatan ditopang pendapatan yang pesat dari segmen bisnis kontraktor batu bara dengan peningkatan volume 15% atau lampaui estimasi dengan pertumbuhan 10%.

UNTR juga mencatatkan penurunan unit cost segmen bisnis ini bersamaan dengan pelemahan nilai tukar yang bisa menaikkan margin keuntungan. Pertumbuhan pesat bisnis kontraktor batu bara perseroan juga melampaui produksi batu bara nasional yang turun sebesar 4% akibat curah hujan tinggi.

Kinerja Keuangan United Tractors (UNTR) ()
Source: Kinerja keuangan UNTR semester I-2024

Kinerja keuangan tersebut juga ditopang peningkatan volume penjualan batu bara perseroan mencapai 5,8 juta ton atau setara dnegan 70% dari target tahun ini. Begitu juga dengan pertambangan emas menunjukkan performa kuat didukung kenaikan harga jual emas dalam beberapa bulan terakhir.

Melihat kondisi tersebut ditambah tren harga komoditas pada paruh kedua tahun ini, BRI Danareksa Sekuritas memilih merevisi naik target laba bersih perseroan dari Rp 17,17 triliun menjadi Rp 19,41 triliun. Begitu juga dengan estimasi pendapatan direvisi naik dari Rp 114,25 triliun menjadi Rp 130,66 triliun.

Baca Juga

Entitas United Tractors (UNTR) Teken MoU Pengembangan EBT

Revisi naik target kinerja ini dibarengi dengan revisi naik prospek saham UNTR dari hold menjadi beli dengan target harga direvisi naik dari Rp 24.900 menjadi Rp 29.200. Target harga tersebut merefleksikan terbukanya cuan besar atas saham ini.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara Loebis menjelaskan, pengurangan laba bersih pada paruh pertama tahun ini, mengikuti penurunan pendapatan. “Ditambah dengan biaya keuangan yang lebih tinggi dan kerugian selisih kurs,” jelas Sara.

Estimasi Kinerja Keuangan UNTR

Segmen usaha mesin konstruksi mencatat penurunan penjualan alat berat Komatsu, yakni 32% menjadi 2.147 unit dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 3.145 unit. “Berdasarkan riset pasar internal, Komatsu memimpin pangsa pasar penjualan alat berat sebesar 28%,” imbuh Sara.

Baca Juga

Pelemahan Rupiah Untungkan United Tractors (UNTR), Begini Rekomendasi dan Target Harga Sahamnya

Sementara itu, unit usaha perseroan di bidang kontraktor penambangan yang dijalankan PT Pamapersada Nusantara (PAMA) membukukan pendapatan bersih Rp 27,9 triliun sampai Juni 2024, naik 15% (yoy).

PAMA mencatat peningkatan volume pekerjaan pemindahan tanah (overburden removal) sebesar 13% dari 521 juta bank cubic meter (bcm) menjadi 590 juta bcm. Anak usaha UNTR juga menangani peningkatan volume produksi batu bara para kliennya, sebesar 18% (yoy) menjadi 70 juta ton, dengan rata-rata stripping ratio sebesar 8,5x atau turun dari 8,8x.

Grafik Saham UNTR

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024