IHSG Ditutup Turun Tipis 0,11%, Lima Saham Ini malah Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/7/2024), ditutup terkoreksi sebanyak 8,12 poin (0,11%) menjadi 7.313. Pergerakan indeks dalam rentang 7.293-7.347 dengan nilai transaksi Rp 7,62 triliun.
Pelemahan IHSG dipengaruhi atas pembalikan arah mayoritas sektor saham, seperti saham sektor energi turun 1%, sektor industri turun 0,81%, sektor konsumer nonprimer turun 0,57%, sektor konsumer primer 0,41%, dan sektor keuangan 0,17%.
Baca Juga
Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi 4,55%. Kenaikan juga terjadi pada saham sektor kesehatan 0,66%, sektor material dasar 0,43%, dan sektor infrastruktur 0,34%.
Meski IHSG turun, saham PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) ditutup menguat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 40 (34,48%) menjadi Rp 156. Lompatan saham penyewaan helicopter ini terjadi setelah perseroan mengumuman raihan laba bersih semester I-2024, berbanding terbalik dengan rugi bersih periode sama tahun lalu.
Kenaikan juga melanda saham PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) naik 27,08% menjadi Rp 122, PT Mitra Pack Tbk (PTMP) naik 26,42% menjadi Rp 67, dan PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) naik 23,23% menjadi Rp 191.
Baca Juga
Ethereum ETF Resmi Diluncurkan Hari Ini, Berikut Sederet Dampak Positifnya
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) dengan koreksi 24,82%, saham PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) terjun 20,45%, dan saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) turun 11,66% menjadi Rp 1.515, dan PT Ateliers Mecaniques D Indonesie Tbk (AMIN) turun 9,62% menjadi Rp 141.
IHSG kemarin ditutup naik sebanyak 27,48 poin (0,38%) hingga kembali ke atas level 7.300, tepatnya 7.321,98. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 11,51 miliar.
Grafik IHSG

