IHSG Melesat Hingga Sentuh Level 7.011, Empat Saham Auto Reject Atas
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (15/9/2023), ditutup melesat 23,46 poin (0,34%) menjadi 6.982,79. IHSG bergerak dalam rentang 6.945,07-7.011,88 dengan nilai transaksi Rp 15,85 triliun.
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham material dasar 2,06%, sektor energi 0,24%, sektor industri 0,22%, dan sektor konsumer primer.
Baca Juga
Sebaliknya pelemahan sejumlah sektor saham ini, yaitu sektor kesehatan 1,96%, saham sektor properti 1,08%, sektor konsumer primer 0,89%, sektor keuangan 0,10%, dan sektor konsumer teknologi 0,08%.
Di tengah lompatan IHSG, empat saham ini mencatatkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) naik Rp 35 (34,66%) menjadi Rp 136, PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) naik Rp 62 (24,80%) menjadi Rp 312, PT Golden Flower Tbk (POLU) naik Rp 104 (24,41%) menjadi Rp 530, dan PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) naik Rp 76 (24,84%).
Baca Juga
Target Harga Pertamina Geothermal (PGEO) masih Jumbo, Berikut Faktor Pendorongnya
Penguatan juga melanda saham PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) sebanyak Rp 310 (17,13%) menjadi Rp 2.120 dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) senilai Rp 185 (15,04%) menjadi Rp 1.415.
Sebaliknya lima saham ini mencatatkan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS), PT Haloni Jane Tbk (HALO), PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID), PT Citra Tubindo Tbk (CTBN), dan PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY).

