IHSG Terkoreksi, Tapi Empat Saham Ini Auto Reject Atas
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/10/2023), ditutup melemah 11,71 poin (0,17%) menjadi 6.927,91. IHSG bergerak dalam rentang 6.908-6.968 dengan nilai transaksi Rp 12,70 triliun.
Baca Juga
Ketua Kadin DKI Kuasai Mayoritas Saham Induk Usaha Estika Tata (BEEF)
Penurunan indeks dipicu atas pelemahan hampir sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor konsumer primer 0,65%, konsumer non primer 0,30%, sektor keuangan 0,53%, sektor teknologi 0,47%, dan sektor industry 0,28%.
Sebaliknya penguatan melanda sejumlah sektor saham berikut, yaitu sektor infrastruktur naik 1,99%, sektor kesehatan 0,56%, sektor material dasar 0,60%, sektor energi 0,32%, dan sektor transportasi 0,27%.
Meski IHSG turun, keempat saham ini melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON) naik Rp 19 (34,55%) menjadi Rp 74, PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) naik Rp 27 (34,18%) menjadi Rp 106, PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) naik Rp 54 (24,55%) menjadi Rp 274, dan PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) menguat Rp 58 (24,37%) menjadi Rp 296.
Baca Juga
Akuisisi Pabrik, Analis Ini Ungkap Dampaknya bagi Indocement (INTP)
Penguatan juga melanda saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) dengan kenaikan Rp 37 (21,39%) menjadi Rp 210. Sedangkan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menguat Rp 360 (10,50%) menjadi Rp 3.790.
Sebaliknya penuruna melanda kelima saham ini, yaitu saham PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM), PT Sumber Global Energy tbk (SGER), PT Singaraja Putra Tbk (SINI), PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS), dan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS).

