IHSG bisa Koreksi, Pantau ESSA dan ICBP
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/7/2024), diperkirakan lanjutkan koreksi. Pemodal disarankan untuk mewaspadai penurunan, jika level support 7.213 ditembus.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa posisi penguatan IHSG mulai tertahan menuju area resistence 7.308-7.374 dan cenderung terkoreksi. Support sementara berada di level 7.123.
Baca Juga
Suspensi Saham Dibuka, Dian Swastatika (DSSA) Langsung Masuk PPK BEI
Di tengah potensi penurunan, BRI Danareksa Sekuritas menjagokan saham ESSA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 920-975. Saham ICBP juga direkomendasikan beli dengan target harga Rp 11.150-11.600. Sebaliknya saham SSMS dan BFIN direkomendasikan jual.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi lompatan bursa saham Wall Street ke level tertinggi baru setelah Dow Jones melesat 0,59% ke level tertinggi sepanjang masa 41.198. Sebaliknya indeks S&P500 dan Nasdaq terjungkal masing-masing 1,39% dan 2,77%.
IHSG kemarin ditutup stagnan atau hanya koreksi 0,07 poin level 7.224. Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 86,11 miliar, terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 249,05 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 233,33 miliar, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 104,55 miliar.
Baca Juga
Dow Melaju Tembus 41.000 di Tengah Aksi Jual Saham Teknologi di Wall Street
Stagnanya IHSG kemarin di tengah penguatan mayoritas saham dipicu atas kejatuhan empat dari top 5 saham kapitalisasi pasar terbesar di BEI ini, yaitu saham emiten Prajogo Pangestu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) anjlok Rp 725 (8,53%) menjadi Rp 7.775, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,51% menjadi Rp 9.800.
Penurunan juga melanda saham emiten Prajogo lainnya, PT Chandra Asri Pacifik Tbk (TPIA), sebanyak 1,02% menjadi Rp 9.725, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 1,11% menjadi Rp 11.100. Sebaliknya saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berhasil naik 1,57% menjadi Rp 6.450.
Grafik IHSG

