Kembangkan Terapi Sel, Entitas Kalbe Farma (KLBF) Kolaborasi dengan RSUD Dr Moewardi
JAKARTA, investortrust.id – PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melalui Regenic dari PT Bifarma Adiluhung (BFA) menjalin kerja sama strategis dengan RSUD Dr Moewardi, Solo. Kerja sama ini dalam bidang terapi sel dan produk turunannya, meliputi stem cell, secretome, dan exosome.
“Dengan penunjukkan PT Bifarma Adiluhung Regenic dalam pengembangan fasilitas layanan stem cell, kami berharap RS Dr. Moewardi dapat memberikan akses pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat. Terutama terhadap teknologi pengobatan regeneratif yang canggih,” Direktur Regenic Stem Cell Sandy Qlintang melalui keterangan resmi yang diterima pada Kamis (11/7/2024).
Baca Juga
Dia menjelaskan, fasilitas layanan stem cell akan memungkinkan banyak pasien untuk mendapatkan manfaat dari terapi stem cell dan secretome. Selain itu, juga akan membuka jalan baru dalam penelitian dan pengembangan stem cell, serta menciptakan berbagai peluang untuk penemuan medis yang lebih revolusioner di masa depan.
Melalui penelitian dan kolaborasi yang berkelanjutan, Sandy yakin terhadap kemajuan signifikan dalam pengobatan regeneratif dan membawa harapan baru bagi masyarakat Indonesia.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada segenap jajaran managemen RSUD Dr. Moewardi yang telah mendukung penuh upaya kolaborasi ini. Kami berharap dapat melanjutkan perjalanan ini bersama-sama dan membawa dampak positif yang nyata bagi dunia medis dan kesehatan di Indonesia,” tutur Sandy.
Baca Juga
Perluas Bisnis Obat Resep di Thailand, Kalbe Farma (KLBF) Akuisisi 49% Saham Alliance
Sementara itu, Direktur RSUD Dr. Moewardi Cahyono Hadi mengatakan, kerja sama ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Dr. Moewardi, khususnya dalam bidang terapi stem cell.
RSUD Dr. Moewardi telah membangun fasilitas laboratorium stem cell yang diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah pada 11 Juli 2023. Mereka saat ini sedang berproses mendapatkan ijin operasional sebagai laboratorium pengolahan sel punca dan sertifikasi Good Manufacturing Practice (GMP) atau Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

