IHSG Melesat Tembus Level Resistence, Saham EMDE, IOTF, LABS, dan GUNA ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/7/2024), ditutup menguat 13,37 poin (0,18%) tembus level resistence 7.300,41. Pergerakan indeks dalam rentang 7.274-7.328 dengan nilai transaski Rp 7,99 triliun.
Penguatan IHSG ini ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor properti 1,21%, sektor konsumer primer 0,60%, sektor infrastruktur 0,84%, sektor teknologi 0,66%, dan sektor transportasi 2,02%. Sebaliknya penurunan melanda sektor kesehatan dan sektor keuangan.
Baca Juga
Sedangkan empat saham ini cetak lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Megapolitan Development Tbk (EMDE) naik 34,74% menjadi Rp 128, PT Sumber Energi Makmur Tbk (IOTF) melesat 34,85% menjadi Rp 89, PT UBC Medical Indonesia Tbk (LABS) melesat 34,31% menjadi Rp 184, dan PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) menguat 24,60% menjadi Rp 314.
Penguatan juga melanda beberapa saham berikut, yaitu saham PT Indo American Seasfoods Tbk (ISEA) naik Rp 88 (23,16%) menjadi Rp 468 dan PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) menguat Rp 11 (21,15%) menjadi Rp 63.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam melanda saham PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA), PT Atlas Resources Tbk (ARII), PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI), PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS), dan PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP).
Baca Juga
Hukuman SYL Lebih Ringan dari Tuntutan, KPK Uang Pengganti Berkurang Rp 30 M
Kemarin, IHSG ditutup lanjutkan penguatan 17,24 poin (0,24%) menjadi 7.287,04. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham Rp 168,86 miliar.
Kenaikan indeks kemarin ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti industri 0,52%, sektor konsumer non primer 0,45%, sektor kesehatan 0,38%, sektor infrastruktur 0,28%, dan sektor properti 0,27%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor konsumer primer, sektor keuangan, sektor teknologi, dan sektor transportasi.
Grafik IHSG

