Saham Potensial Window Dressing 2023
Oleh Hari Prabowo,
Pendiri LP3M Investa, penulis buku Rahasia Harga Saham.
Sekalipun window dressing (WD) tahun ini belum tentu terjadi, WD tetap berpeluang muncul dalam dua pekan ke depan. Secara historis, selama 10 tahun terakhir, hanya satu tahun pasar saham domestik melemah pada bulan Desember. Dengan kata lain, dari 10 tahun, 9 tahun di antaranya pasar saham mengalami bullish alias menguat selama Desember.
Berdasarkan analisis penulis dari berbagai faktor, pada Desember 2023 akan cenderung terjadi WD, sekaligus bisa memecahkan rekor tertinggi indeks harga saham gabungan (IHSG) di posisi 7.201. Hanya saja, indeks kemungkinan besar belum bisa menembus level 7.300. IHSG akan berada di kisaran 7.220 hingga 7.250 pada akhir Desember 2023.
Adapun pendorong IHSG akan dimotori oleh empat saham bank papan atas, yakni BBRI, BMRI, BBNI, dan BBCA. Pendorong lainnya adalah saham-saham yang memiliki kapitalisasi pasar yang besar (big cap), terutama dari emiten-emiten grup Barito milik pengusaha Prajogo Pangestu, yaitu BRPT, BREN, CUAN, TPIA, dan PTRO.
Saham GOTO juga berpotensi mengalami WD karena kapitalisasi pasarnya yang besar, apalagi GOTO mendapat katalis positif dari TikTok. Bergabungnya TikTok dapat mendorong prospek GOTO ke depan.
Pihak-pihak yang sangat berkepentingan terhadap WD adalah para manajer investasi, investor institusi, emiten, dan pemerintah, karena IHSG merupakan salah satu barometer untuk menilai pertumbuhan investasi. Apalagi memasuki masa kampanye Pemilu 2024, di mana IHSG secara historis mengalami peningkatan transaksi dan penguatan saat menyongsong pesta demokrasi.
Menurut pendapat penulis, sekarang adalah momen terbaik belanja beberapa saham untuk “dijemur" saat akhir tahun nanti. Bisa pula penjualan dilakukan pada awal Januari 2024 untuk mendapatkan peluang cuan tahunan.
Tidak ada yang mutlak bahwa suatu prediksi itu benar, namun tentu dasar analisis sebagai faktor utama menjadi pertimbangan untuk pengambilan keputusan. Spekulasi memang selalu melekat pada trading saham, tetapi tentu bukan seperti perjudian yang hanya bergantung keberuntungan semata.
Saham-saham lainnya yang potensial mengalami WD selain yang disebut penulis di atas antara lain JPFA, CPIN, ADRO, ASII, BYAN, BULL, BEST, DEWA, GJTL, dan DRMA. ***

