Pasar Saham Marak Sepekan, Peluang Window Dressing Makin Kuat
JAKARTA, investortrust.id – Pasar saham bergerak volatile sepekan terakhir, periode 30 Oktober – 3 November 2023. Sentimen suku bunga dan inflasi di Amerika Serikat (AS) menjadi perhatian serius pelaku pasar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat melorot 1,63% ke level 6.642,42 pada penutupan perdagangan, Rabu (01/11/2023). Saat itu pelaku pasar khawatir Bank Sentral AS, The Fed, Kembali menaikan suku bunga acuannya lantaran inflasi di negeri Abang Sam tersebut masih di atas target 2%.
Tidak diduga, Federal Funds Rate bertahan pada level 5,25% - 5,50%. Euforia pelaku pasar pun tak terbendung. Dua hari perdagangan di akhir pekan (Kamis dan Jumat), IHSG berhasil menguat tajam dan membawa IHSG berada di zona hijau secara mingguan.
Kebijakan suku bunga baru The Fed diharapkan menjadi katalis positif, dan akan mendorong aksi window dressing yang lazin terjadi di pasar saham pada akhir tahun.
Baca Juga
Didorong Sektor Teknologi dan Keuangan, IHSG Sepekan Menguat 0,44%
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, selama sepekan terakhir, IHSG mengalami kenaikan sebesar 0,44% menjadi berada di posisi 6.788,850 dari 6.758,793 pada pekan lalu.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmadi mengatakan, seiring penguatan IHSG, nilai kapitalisasi pasar Bursa pekan sepekan terakhir turut mengalami kenaikan, sebesar 0,19% menjadi Rp 10.55 triliun dari Rp 10.53 triliun pada pekan sebelumnya.
‘’Peningkatan terbesar terjadi pada rata-rata volume transaksi harian Bursa sebesar 34,04% selama sepekan, yaitu menjadi 22,84 miliar lembar saham dari 17,04 miliar lembar saham pada pekan lalu,’’ urai Kautsar dalam keterangannya yang dikutip, Sabtu (4/11/2023).
Baca Juga
IPPC dan Hyundai Perkuat Kerja Sama Layanan Bongkar Muat Kepelabuhanan
Sementara rata-rata nilai transaksi harian Bursa selama sepekan tercatat meningkat 21,04% menjadi sebesar Rp 10,95 triliun dari Rp 9,05 triliun pada sepekan yang lalu.
Kemudian, peningkatan sebesar 5,5% terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa selama sepekan, menjadi 1.258.036 kali transaksi dari 1.192.431 kali transaksi pada pekan lalu.
Munculnya optimisme pasar juga tampak pada aktivitas transaksi pemodal asing. Pada perdagangan Jumat (3/11/2023), asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 309,60 miliar.
Kendati begitu bila diakumulasi sepanjang tahun 2023, investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 14,14 triliun.

