Resmi Listing di BEI, Soraya Berjaya (SPRE) Bidik Pertumbuhan Kinerja Ini
JAKARTA, investortrust.id - Emiten produsen perlengkapan kamar tidur, PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE), membidik kenaikan laba bersih 15-20% tahun ini. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan proyeksi peninkatan pendapatan menjadi Rp 60 miliar.
Direktur Utama SPRE Rizet Ramawi mengatakan, perseroan mematok pertumbuhan kinerja keuangan tahun ini dengan estimasi kenaikan pendapatan sebanyak 22% menjadi Rp 60 miliar tahun ini.
Baca Juga
Soraya Berjaya (SPRE) Resmi Listing, Harga Saham Menanjak 4%
“Sejalan dengan kenaikan target pendapatan, target laba bersih juga dipatok bertumbuh berkisar 15-20%. Tahun lalu, laba perseroan kurang dari Rp 3 miliar dengna pendapatan sekitar Rp 49 miliar,” ujar Rizet usai seremoni pencatatan umum saham perdana (IPO) SPRE di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (3/7/2024).
Guna mencapai target tersebut, dia mengatakan, perseroan mengusung sejumlah strategi. Di antaranya, peningkatan produksi dan volume penjualan dengan menambah agen penjual di seluruh pulau Sumatera, serta membuka cabang baru di kota Jambi tahun 2025 dan Medan pada 2027.
Perseroan membidik kenaikan produksi hingga mencapai 500.000 set produk per tahun dalam lima tahun mendatang. Peningkatan kapasitas produksi ini dilakukan dengan membangun pabrik berikut fasilitas produksi baru.
Baca Juga
Periode Offering IPO, Soraya Berjaya Asal Padang Patok Harga Rp 125 per Saham
Peningkatan kinerja, terang dia, juga akan didukung strategi perseroan fokus untuk menjual produk ke pasar di Sumatera didukung potensi pasar masih besar. Adapun, Perseroan juga menargetkan untuk menambah hingga 3 kali lipat agen penjual untuk meningkatkan penjualan.
“Seluruh Sumatera dari Aceh sampai Lampung itu akan ditambah agen-agen baru. Saat ini total agen lebih kurang 1000-an agen dan ditargetkan bertambah menjadi sektiar 2.000 sampai 3.000 agen,” tuturnya.
Sedangkan perdagangan perdana saham SPRE di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat 4% ke level Rp 129 per saham. Hingga penutupan sesi I hari ini, saham SPRE ditutup menguat Rp 8 (6,40%) menjadi Rp 133.

