IHSG Diramal Naik, Cek Sentimen Ekonomi dan Saham Potensi Cuan Sepekan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berpotensi melanjutkan penguatan menuju target resistance level 7.130 – 7.150 pada perdagangan pekan ini, periode 1 Juli – 5 Juli 2024.
Ramalan arah IHSG pekan ini mengacu pada posisi akhir pekan lalu, Jumat, (28/6/2024), di mana IHSG berhasil ditutup menguat lebih dari 1%, sekaligus yang memperkuat posisi IHSG di atas level psikologis 7.000.
Seiring tren penguatan IHSG, Tim Riset PT Phintraco Sekuritas menyajikan menu saham pilihan trading pekan ini, yaitu saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
Selanjutnya saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA).
Baca Juga
Bengkak 61%, Krakatau Steel (KRAS) Derita Rugi US$ 27,34 Juta di Kuartal I-2024
Kendati potensi penguatan cukup kuat, Phintraco meminta pelaku pasar mewaspadai potensi pullback jelang akhir pekan, bersamaan dengan jadwal pidato Kepala the Fed, Jerome Powell pada Rabu, (3/7/2024).
‘’Powell diperkirakan akan menegaskan the Fed yang data dependent dalam pidato tersebut,’’ urai Tim Riset PT Phintraco Sekuritas dikutip dari riset mingguannya, Minggu (30/6/2024).
Sementara dari dalam negeri, pasar mengantisipasi data inflasi yang diperkirakan melandai ke level 2,70% yoy di Juni 2024 dari level 2,84% year on year (yoy) di Mei 2024.
‘’Inflasi yang relatif stabil di level rendah memberikan ruang bagi Bank Indonesia untuk berbagai upaya stabilisasi nilai tukar Rupiah. Kondisi ini diharapkan dapat menjaga Rupiah di bawah Rp 16.400/USD,’’ katanya.
Baca Juga
Menteri Erick Thohir Cek Kesiapan Jaringan Gas Pertamina di IKN
Sebelumnya pasar global dipengaruhi oleh perlambatan kenaikan U.S. Personal Core Expenditure (PCE) Price index ke level 2,6% year on year (yoy) di Mei 2024 dari level 2,7% yoy di April 2024, menjaga ekspektasi pasar terhadap pemangkasan the Fed Rate di FOMC September 2024.
‘’Peluang pemangkasan masih di atas 50% (CME FedWatch Tools). Sentimen ini positif terutama bagi negara-negara berkembang yang mengalami tekanan nilai tukar dalam beberapa waktu terakhir. Indeks-indeks Wall Street sendiri terkoreksi di perdagangan Jumat (28/6/2024),’’ ulasnya.
Grafik Pergerakan IHSG Sepekan Terakhir:

