IHSG Diramal Tembus Resistance 7.000, Cek 6 Saham Potensi Cuan Sepekan
JAKARTA, investortrust.id – Pasar saham diramal bergerak di zona hijau, dan menembus target resistance psikologis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) level 7.000 pada pekan ini, periode 20-24 November 2023.
Analis PT NH Korindo Sekuritas, Adrian Saputra, menyebut, potensi penguatan IHSG didorong optimisme pelaku pasar saham seiring munculnya beberapa katalis positif.
‘’Kami harapkan IHSG menguat menuju level psikologis 7.000 pekan ini, sedangkan posisi support berada di titik 6.840-6.860,’’ ulas Adrian Saputra dalam riset mingguan yang dikutip, Minggu (19/11/2023).
Beberapa katalis positif diperkirakan akan mendukung penguatan IHSG, salah satunya rilis suku bunga acuan Bank Indonesia, BI 7 Days Reverse Repo Rate yang diyakini akan dipertahankan pada angka 6%.
Baca Juga
‘’Konsensus memperkirakan suku bunga masih tertahan di angka 6% mengingat situasi global yang masih uncertainty bersamaan dengan memantau pergerakan rupiah terhadap dolar yang masih fluktuatif,’’ demikian ulasan Tim Riset NH Korindo.
Sepekan sebelumnya, IHSG mencatatkan penguatan sebesar 2,47% dibanding pekan lalu. Pergerakan IHSG sepanjang pekan ini cukup sumringah berkat dorongan beberapa sentimen positif.
Sentimen positif datang dari kabar inflasi Amerika Serikat periode Oktober yang melandai 3,2% yoy dari 3,7% yoy di periode September. Hal ini membuat pasar optimistis dan ada ekspetasi jika The Fed akan segera melunak terkait dengan kebijakan suku bunga.
Turunnya angka inflasi AS diikuti dengan pelemahan sejumlah indikator ekonomi lainnya mulai dari indeks harga produsen (PPI), penjualan ritel, hingga naikya klaim pengangguran.
Dikutip dari Perangkat CME Fed Watch tool yang menunjukkan rate 100% bahwa pelaku pasar memprediksi The Fed masih akan menahan suku bunga pada Desember mendatang yakni masih berada di level 5,25-5,50%.
Baca Juga
Selaras Citra Nusantara (SCNP) Lepas Anak Usaha US$ 5,5 Juta
Kenaikan IHSG selama sepekan ini juga diiringi aksi net buy asing yang sebesar Rp 864 miliar di seluruh pasar. Catatan yang lebih baik dibanding pekan lalu di mana outflow atau net sell asing masih cukup masif.
Ditempat terpisah, Tim Riset Indonesia Investment Education (IIE) merekomendasikan 6 saham layak pantau untuk periode sepekan, yaitu saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dengan target price (TP) Rp 3.100 – 3.180, PT Ultrajaya Milk Ind & Trading Comp (ULTJ) Tp Rp 1775 – Rp 1.865, PT Timegah Bangun Persada Tbk (NCKL) TP Rp 1.205 – Rp 1.275.
Selanjutnya saham PT Surya Semesta Internuasa (SSIA) dengan target Rp 460 – Rp 484, kemudian saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul TBk (SIDO) target Rp 530 – Rp 560 dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) TP Rp 1.810 – Rp 1.875.

