Asing Net Buy Rp 2,19 Triliun di Pasar Reguler BEI, Saham BBCA, BBRI, dan BMRI Diborong
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 2,19 triliun di pasar regular, seiring lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/6/2024), sebanyak 95,63 poin (1,37%) menjadi 7.063.
Namun dengan adanya crossing jual saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) di pasar negosiasi dari pemodal asing ke lokal Rp 3,40 triliun dan crossing saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) senilai Rp 1,3 triliun menjadikan investor asing berbalik net sell saham senilai Rp 1,73 triliun di seluruh pasar.
Lima saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak di pasar regular melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 766,17 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 558,45 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 196,22 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 193,88 miliar, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 109,33 miliar.
Baca Juga
Top! Saham Barito Renewables (BREN) Akhirnya Kembali ke Atas Rp 10.000, Prajogo Cuan Besar
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) saham terbanyak di pasar regular melanda saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 37.78 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 34,02 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 30,26 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 26,86 miliar, dan PT Sarana Menara Infrastructure TBk (TOWR) Rp 21,26 miliar.
Sedangkan penguatan indeks hari ini ditopang penguatan hampir seluruh sektor saham, kecuali saham sektor kesehatan dengan pelemah 0,45%. Sektor saham dengan kenaikan tertinggi dicatatkan saham sektor keuangan, sektor teknologi, sektor transportasi, sektor energi, dan sektor infrastruktur dengan kenaikan lebih dari 1%.
Baca Juga
RMK Energy (RMKE) Tetapkan Rasio Dividen 10,11%, Nilainya Segini
Saham dengan penyumbang terbesar terhadap penguatan indeks datang dari saham BBRI dengan kenaikan 3,14% menjadi Rp 4.600, BMRI naik 2,50% menjadi Rp 6.150, saham BBNI naik 1,75% menjadi Rp 4.660, dan BBCA menguat 1,79% menjadi Rp 9.925.
Penguatan juga melanda saham emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menguat Rp 275 (2,81%) hingga kembali ke level di atas Rp 10.000, tepatnya Rp 10.075. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga menguat 1,93% menjadi Rp 9.225. Sebaliknya saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun Rp 250 (2,22%) menjadi Rp 11.000.

