Asing Kembali Net Buy, Saham BBCA, BBRI, dan BMRI Diborong
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing berbalik mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 23,47 miliar, seiring dengan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/7/2024), ditutup menguat 18,82 poin (0,26%) menjadi 7.269,80.
Net buy terbanyak melanda tiga bank papan atas, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 297,38 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 182,01 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 24,98 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 40,72 miliar, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 37,24 miliar.
Baca Juga
Bos BCA Sebut Perbankan Punya Tantangan yang Tak Boleh Diabaikan, Apa Itu?
Sebaliknya lima saham berikut catatkan penjualan bersih (net sell) saham, yaitu saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 160,21 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 82,31 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 59,48 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 56,93 miliar, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 52,29 miliar.
Terkait penguatan indeks didukung kenaikan saham sektor keuangan 1,44%, sektor industri 1,10%, sektor infrastruktur 0,31%, sektor konsumer primer 0,10%, dan sektor transportasi 0,09%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan, sektor teknologi, energi, material dasar, dan konsumer primer.
Baca Juga
Lompatan ini ditopang penguatan sejumlah saham papan atas, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 150 (2,41%) menjadi Rp 6.375, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp 120 (2,53%) menjadi Rp 3.870, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp 190 (4,07%) menjadi Rp 4.860, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik tipis Rp 25 (0,25%) menjadi Rp 10.075.
Sedangkan saham dengan penguatan tertinggi dicatatkan saham PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) naik Rp 52 (34,67%) menjadi Rp 202 dan PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) melesat Rp 60 (24,39%) menjadi Rp 306.
Grafik IHSG

