Begini Prospek Terbaru Saham Indah Kiat (INKP) Usai Rilis Keuangan
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dipertahankan rekomendasi beli dengan target harga direvisi naik menjadi Rp 14.700 untuk 12 bulan ke depan dan target harga Rp 10.000 untuk tiga bulan ke depan. Target tersebut mempertimbangkan kinerja operasional kuat dan reli harga jual bubur kertas dunia.
Sinarmas Sekuritas dalam laporan riset yang dipublikasikan pekan lalu memperkirakan harga keratas dunia masih cenderung naik dengan rata-rata harga jual mencapai US$ 881 per ton pada April dan Mei 2024. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dari realisasi kuartal I-2024 mencapai US$ 827 per ton. Hal ini diharapkan berimbas terhadap peningkatan pendapatan perseroan dalam beberapa kuartal mendatang.
Baca Juga
Tim riset Sinarmas Sekuritas memperkirakan kenaikan laba bersih INKP menjadi US$ 574 juta pada 2024, dibandingkan realisasi tahun lalu US$ 411 juta. Pendapatan perseroan juga diperkirakan meningkat menjadi US$ 3,97 miliar tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu senilai US$ 3,47 miliar.
Estimasi Kinerja Keuangan INKP
Rekomendasi beli saham INKP juga mempertimbangkan raihan laba bersih US$ 131 juta pada kuartal I-2024 dengan kenaikan 44% untuk QoQ. Raihan tersebut setara dengan 23% dari target laba bersih tahun 2024. Sedangkan raihan pendapatan telah merefleksikan 24% dari target tahun ini.
Perseroan juga mencatatkan kenaikan margin keuntungan bersih ditopang keuntungan mata uang mencpai US$ 40 juta kuartal I-2024, seiring pelemahan nilai tukar rupiah.
Baca Juga
Laba Indah Kiat (INKP) Terjun 52%, Tapi Pemulihan Mulai Tampak
Perseroan juga mencatatkan volume produksi relatif stabil pada kuartal I-2024, yaitu terjadai peningkatan produksi cultural paper mencapai 8% dan segmen tissue menugat 6%. Sedangkan volume penjualan segmen pulp turun 2% QoQ.
Target harga tersebut juga mempertimbangkan progress pembangunan pabrik baru di Karawang telah berjalan sesuai dengan harapan. Pabrik tersebut nantinya memproduksi sebanyak 3,9 juta ton kertas per tahun. Berdasarkan data manajemen bahwa progress baik engineering, procurement, civil construction, dan installation telah berjalan sesuai harapan dengan target operasi semester I-2025.
Grafik Saham INKP

