Daftar Top 10 Saham Tercuan Pekan Ini, Emiten Tahir Memimpin
JAKARTA, investortrust.id – Lima saham berhasil mencatatkan lompatan harga lebih dari 30% dalam sepekan ini, bahkan satu saham cetak penguatan sebanyak 52,34%. Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 2,16% menjadi 6.879,97.
Penguatan tertinggi saham pekan ini dicatatkan saham PT Sona Topas Tourism Tbk (SONA) mencapai 52,34% dari Rp 640 menjadi Rp 795. Saham biro perjalanan yang dikendalikan Dato Sri Tahir melalui grup Mayapada ini cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA) dalam dua hari beruntun pekan ini.
Baca Juga
BREN Tinggalkan Papan Pemantauan Khusu, IHSG Sepekan Akhirnya Rebound
Kenaikan indeks juga melanda saham PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) sebanyak 37,65% dari Rp 85 menjadi Rp 117, saham PT PAM Mineral Tbk (NICL) menguat 35,14% dari Rp 185 menjadi Rp 250, saham PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) menguat dari Rp 135 menjadi Rp 182, dan saham PT Acset Indonusa Tbk (ACST) melesat 34,78% dari Rp 69 menjadi Rp 93.
Terkait penopang utama kenaikan IHSG pekan ini berasal dari berbalik menguatnya saham sektor perbankan pekan ini. Penguatan juga didukung lompatan harga saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) setelah dikeluarkan dari papan pemantauan khusus kemarin. Saham ini emiten Prajogo Pangestu ini berhasil menguat dari level Rp 7.850 menjadi Rp 9.100 dalam sepekan ini.
Baca Juga
Saham Emiten Dato Sri Tahir Ini Mendadak Melesat, Bahkan Dua Saham Sampai Disuspensi
Sedangkan secara sectoral, saham sektor infrastruktur menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks setelah terjadi lompatan 5,27%, sektor keuangan 2,71%, sektor energi 2,14%, sektor industry 1,90%, dan sektor transportasi 1,66%. Sebaliknya sekotr saham consumer primer, consumer non primer, dan properti turun.
Pemodal asing juga terungkap pembelian bersih (net buy) senilai Rp 333,5 miliar pekan ini atau meningkat dari realisasi pekan lalu Rp 32,85 miliar. Meski demikian, pemodal asing masih mencatatkan net sell saham year to date (ytd) sebanyak Rp 8,22 triliun.
Grafik Top 10 Saham Tercuan

