Daftar Top 10 Saham Tercuan Pekan Ini, Ada Dua Emiten BUMN!
JAKARTA, investortrust.id – Seiring dengan penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan kedua Juli 2024 sebanyak 1,02% menjadi 7.327,58, lima saham ini catatkan lompatan harga gemilang. Bahkan, penguatan tertingginya disumbangkan saham BUMN ini.
Berdasarkan data BEI, saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) tercatat sebagai saham dengan penguatan terpesat pekan ini mencapai 67,38% setelah terjadi kenaikan dari level Rp 141 akhir pekan lalu menjadi Rp 236 pada akhir pekan ini.
Baca Juga
Wamen BUMN: Profitabilitas Grup BUMN Gak Kalah dengan Temasek dan Berkshire Hathaway
Penguatan selanjutnya datang dari saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) dengan lompatan harga dari Rp 1.050 menjadi Rp 1.555 atau naik 48,10%. Saham emiten ini mulai melesat setelah grup Rajawali melepas mayoritas sahamnya ke investor baru IMR Asia Holding.
Kenaikan selanjutnya dicatatkan saham PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI) sebanyak 29,66% dari Rp 118 menjadi Rp 153, saham PT MNC Land Tbk (KPIG) menguat 27,50% menjadi Rp 102, dan PT PP Tbk (PTPP) melesat 25,30% dari Rp 332 menjadi Rp 416.
Adapun, IHSG BEI Juli 2024 berjalan atau month to date (mtd) telah melesat dari level 7.063,57 menjadi 7.327,58 atau naik 3,73%. Dalam tiga pekan terakhir terjadi penguatan konsisten. Penguatan IHSG pekan pertama Juli mencapai 2,69% dan pekan kedua Juli dengan kenaikan 1,02%. Faktor utama penopang penguatan tersebut berasal dari kebangkitan saham-saham bank papan atas dalam dua pekan terakhir.
Baca Juga
Wamen BUMN: Dividen BUMN Besar, Digabung Pajak dan PNBP Jauh Lebih Besar Lagi
Tak hanya itu, aliran modal asing ke pasar modal domestik mulai menanjak. Berdasarkan data BEI, pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham dalam tiga pekan beruntun, yaitu pekan sepanjang 24-28 Juni dengan net buy Rp 499,99 miliar.
Aksi pemodal asing kemudian berlanjut pada pekan pertama Juli senilai Rp 2,63 triliun dan pekan kedua Juli terjadi pembelian saham oleh investor asing senilai Rp 1,55 triliun. Pemodal asing terpantau mulai gencar memborong saham-saham bank setelah April hingga Mei terjadi penjualan besar-besaran.
Grafik Saham Top 10 Tercuan Pekan Ini

