Waspadai Penurunan IHSG Lebih Lanjut, BRI Danareksa Jagokan MIKA dan PTMP
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (19/6/2024), masih memiliki potensi penurunan menuju area support selanjutnya 6.639. Peluang ini terbuka setelah indeks menembus support 6.760.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa indeks akhir pekan lalu kembali anjlok menembus level support 6.760. Penurunan tersebut membuat trend bearish atas indeks masih berlanjut dan belum terlihat tanda-tanda pembalikan arah.
Baca Juga
Meski indeks masih bearish, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan saham MIKA dan PTMP layak dipertahankan rekomendasi beli dengan target harga masing-masing Rp 3.120-3.400 dan Rp 153-164. Sebaliknya saham ERAA dan SRTG direkomendasikan jual.
Pergerakan indeks juga dipengaruhi atas penguatan bursa saham Wall Street semalam, yaitu Dow Jones naik 0,15%. Begitu juga dengan indeks S&P500 menguat 0,25% dan Nasdaq naik tipis 0,0029%.
Sebaliknya IHSG BEI moth do date (mth) Juni 2024 telah anjlok sebanyak 3,38% dari level 6.970.73 menjadi 6.734,83. Sedangkan penurunan year to date (ytd) 2024 mencapai 7.39%, dibandingkan posisi akhir tahun lalu 7.272,80.
Baca Juga
Deretan Saham Syariah Ini Berpotensi Cuan, Cek Target Harganya
Selain penurunan IHSG, BEI mencatatkan penurunan kapitalisasi pasar (market cap) dari Rp 11.674 triliun akhir 2023 menjadi Rp 11.486 triliun hingga pekan lalu. Penurunan tersebut sejalan dengan koreksi IHSG sepanjang year to date.
Sedangkan penurunan indeks sepanjang pekan lalu telah mencapai 2,36% menjadi 6,734,83. Level IHSG saat ini sudah berada di level terendah baru terhitung sejak akhir Oktober 2023. Pemicu utama koreksi indeks pekan ini datang dari seluruh sektir saham.

