Penguatan IHSG Bersifat Sementara, BRI Danareksa Sekuritas Jagokan JPFA dan PTMP
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/6/2024), diproyeksikan bergerak dalam rentang 6.959-7.145. Rebound masih tertahan pada resisten MA 20.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan penguatan indeks dalam dua hari terakhir masih bersifat sementara, karena resisten MA 7.145 belum berhasil ditembus. Oleh karena itu, pemodal disarankan untuk mewaspadai penurunan lebih dalam, apabila indeks kembali turun ke bawah support 6.959.
Baca Juga
Meski demikian, pemodal masih bisa meraup cuan dari beberapa saham, seperti saham JPFA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.475-1.550 dan PTMP direkomendasikan beli dengan target harga Rp 146-154. Sebaliknya saham GOTO dan MEDC direkomendasikan jual.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi penguatan Wall Street semalam, yaitu Dow Jones menguat 0,36%. S&P500 naik 0,15% dan Nasdaq menguat hingga 0,17%.
IHSG kemarin ditutup menguat 63,12 poin (0,90%) menjadi 7.099,31. Pemodal asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 45,27 miliar dengan net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 549,36 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 76,93 miliar, dan PT Sarana Menara Infrastructure Tbk (TOWR) Rp 51,23 miliar.
Baca Juga
Penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan beberapa emiten kapitalisasi pasar (market cap) besar, seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
Berdasarkan sektor, saham konsumer primer melesat 1,23%, sektor infrastruktur 1,01%, sektor properti 1,04%, sektor keuangan 0,70%, dan sektor konsumer non primer 0,67%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi, teknologi, sektor industri, dan sektor kesehatan.
Grafik IHSG

