Waspadai Penurunan IHSG Lebih Lanjut, BRI Danareksa Sekuritas Rekomendasi HRTA dan INTP
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (17/4/2024), diperkirakan cenderung melemah menguji support 7.099 setelah kemarin ditutup anjlok.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan secara teknikal, pemodal disarankan untuk mewaspadai penurunan lebih dalam, jika indeks kembali turun ke bawah support 7.099.
Baca Juga
Saat IHSG Babak Belur, Empat Saham Emiten Prajogo Ini Melambung, Kok Bisa?
Meski demikian, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham HRTA dengan target harga Rp 446-464 dan saham INTP dengan target harga Rp 8.550. Sebaliknya saham CTRA dan ICBP direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup sebanyak 122,07 poin (1,68%) menjadi 7.144,55 dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 2,48 triliun. Net sell terbanyak melanda saham bank berikut, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 1,00 triliun dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 648,00 miliar.
Baca Juga
BEI Sebut Konflik Timur Tengah Penyebab IHSG Anjlok 1,68% ke Level 7.164
Saat IHSG anjlok, saham pendatang baru yang listing cetak lonjakan harga, PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) naik Rp 56 (35%) menjadi Rp 216 dan PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA), menguat Rp 35 (35%) menjadi Rp 135. ARA juga melanda saham PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) naik Rp 320 (24,81%) menjadi Rp 1.610.
Adapun bursa Wall Street ditutup bergerak bervariasi dengan pelemahan melanda indeks Nasdaq 0,12% dan indeks S&P500 melemah 0,21%. Sebaliknya Dow Jones ditutup menguat 0,17%.

