Waspadai Penurunan IHSG, BRI Danareksa Sekuritas Jagokan Saham MARK dan TKIM
JAKARTA, investortrust.id – Pola pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selas (25/6/2024), belum berubah atau masih berada dalam tren turun. Pemodal disarankan untuk tetap mewaspadai penurunan, jika indeks turun ke bawah support 6.698.
BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya menyebutkan bahwa penguatan indeks dalam beberapa hari inii masih bersifat sementara, karena arah trend masih cenderung turun. Sedangkan resisten indeks yang pelu diperhatikan adalah 6.963 dan 7.000.
Baca Juga
Jelang Rambah Penjualan Sepeda Motor, Komisaris Ini Borong Saham Autopedia (ASLC)
Meski demikian, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa pemodal tetap bisa meraup cuan dari beberapa saham. Di antaranya, saham MARK direkomendasikan beli dengan target harga Rp 960-1.150 dan saham TKIM direkomendasikan beli dengan target harga Rp 9.000-9.600. Sebalikya saham ASII dan CTRA direkomendasikan jual.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi penguatan indeks Dow Jones semalam mencapai 0,67%. Sebaliknya penurunan melanda indeks S&P500 mencapai 0,31% dan Nasdaq melemah 1,09%.
Baca Juga
Outlook Kinerja Mayora (MYOR) Terus Menguat, Bagaimana dengan Sahamnya?
IHSG kemarin ditutup naik 9,18 poin (0,13%) menjadi 6.889,16 dengan pemodal asing berbalik mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 39,73 miliar dengan melepas saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 408,87 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 125,02 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 43,40 miliar.
Kenaikan IHSG ditopang penguatan saham sektor consumer primer 2,19%, sektor teknologi 1,38%, sektor transportasi 0,85%, sektor consumer non primer 0,63%, dan sektor energi 0,56%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan, properti, dan dan keuangan.
Grafik IHSG

