IHSG Diprediksi Lanjutkan Bearish, BRI Danareksa Sekuritas Jagokan MARK dan TBIG
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/6/2024), diproyeksikan lanjutkan pergerakan bearish. Belum terlihat tanda-tanda pembalikan arah.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini, diungkpakan bahwa belum ada perubahan signifikan terhadap pergerakan IHSG pada perdagangan terakhir pekan ini. Bahkan, indeks berpeluang melanjutkan pelemahan ke area support 6.760.
Baca Juga
Indeks S&P 500 dan Nasdaq Reli, Cetak Rekor Empat Hari Berturut-turut
Meski demikian, BRI Danareksa Sekuritas mengungkapkan bahwa beberapa saham layak untuk dicermati. Di antaranya, saham MARK direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.000-1.1000 dan saham TBIG dengan target harga Rp 2.000-2.080. Sebaliknya rekomendasi jual untuk saham TLKM dan MEDC.
Pergerakan idneks juga dipengaruhi atas penutupan bursa saham Wall Street, yaitu indeks Nasdaq melesat 0,34% dan S&P500 menguat 0,23%. Sebaliknya indeks Dow Jones melemah 0,17%.
Baca Juga
Lippo Karawaci (LPKR) Tuntaskan Penjualan 10,4% Saham Siloam (SILO) Rp 3,85 Triliun
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 18,54 poin (0,27%) ke level terendah baru 6.831,56 sepanjang tahun ini. Pemodal asing tiba-tiba merealisasikan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 2,98 triliun, seiring adanya crossing saham PT Siloam Hospitals Tbk (SILO) lebih dari Rp 3,85 triliun.
Pelemahan indeks dipicu atas koreksi saham sektor material dasar 0,73%, sektor properti 0,23%, dan sektor transportasi 0,26%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi 1,18%, sektor teknologi 1,42%, dan sektor keuangan 0,25%.
Meski indeks terkoreksi, dua saham ini berhasil menguat sampai auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sekar Laut Tbk (SKLT) melesat Rp 60 (34,48%) menjadi Rp 234 dan PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) naik Rp 56 (24,78%) menjadi Rp 282.
Grafik IHSG

