Bookbuilding Besok, Soraya Berjaya Asal Padang Tawarkan Harga Rp 120 – Rp 130 per Saham
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan yang bergerak di bisnis perlengkapan kamar tidur, PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk menggelar hajatan penawaran umumperdana saham atau initial public offering (IPO).
Perusahaan yang berbasis di Kota Padang, Sumatera Barat ini dijadwalkan melakukan bookbuilding atau penawaran awal IPO, maksimal sebanyak 240 juta lembar saham baru atau mewakili 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan pasca IPO.
Dikutip dari prospektus IPO yang dirilis, Minggu, (9/6/2024) disebutkan, saham yang diterbitkan dan ditawarkan bernilai nominal Rp 25 per saham dengan harga penawaran awal IPO Rp 120 – Rp 130 per saham. Sehingga Perseroan berpotensi meraup dana hasil IPO sebesar Rp Rp 31,20 miliar.
Baca Juga
Harga Emas Antam Parkir di Rp 1.328.000 per Gram Minggu Pagi
Untuk membantu proses IPO ini, Perseroan telah menunjuk PT MNC Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. Sementara penjamin emisi efek belum ditentukan. Para penjamin pelaksana dan penjamin emisi efek menyatakan kesanggupan penuh (full commitment) atas saham yang tidak terserap dalam IPO, sesuai dengan porsi penjaminan saham masing-masing.
Adapun para pemegang saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk sebelum IPO terbagi pada sejumlah pihak, yaitu Rizet Ramawi sebanyak 222 juta atau 39,75%, kemudian PT Galaksi Investama Corpora sebanyak 140 juta atau 25%, lalu Ridho Ferman Shatrio sebesar 113,40 juta atau 20,25%, Dwi Ristra Utami 57,40 juta atau sekitar 10,25%, dan Marfetra sebanyak 26,60 juta atau sekitar 4,75%.
Sedangkan rencan penggunaan dana hasil IPO, menurut prospektus akan dialokasikan sebesar 83,33% untuk modal kerja yaitu, membeli persediaan kebutuhan bahan baku produksi, seperti Kain Katun CVC, Dakron (Bed Cover), Dakron (Badan Bantal), Busa, dan Retsleting.
Baca Juga
Bursa Karbon Minim Transaksi, OJK: Perlu Kerja Sama Erat Lintas Lembaga
Sekitar 16,67% akan digunakan untuk pembelian mesin baru, dengan rincian 71% untuk pengadaan Mesin Jahit Pleating, Mesin Bed Cover, Mesin Jahit, Mesin Carding Bantal, Mesin Blower Bantal, Mesin Press Bantal, Mesin Obras, Mesin Zigzag hingga Mesin Sirsak. Sisanya sekitar 29% akan digunakan untuk pembelian Kendaraan Operasional berupa 2 unit Truk dan 1 unit Mobil Operasional.
Berikut perkiraan jadwal IPO PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk:
Masa Penawaran Awal: 10 – 12 Juni 2024
Tanggal Efektif: 25 Juni 2024
Masa Penawaran Umum Perdana Saham: 27 Juni – 01 Juli 2024
Tanggal Penjatahan: 01 Juli 2024
Tanggal Distribusi Saham Secara Elektronik: 02 Juli 2024
Tanggal Pencatatan Saham pada Bursa Efek Indonesia : 03 Juli 2024

