Curah Hujan Tinggi, Penjualan Batu Bara RMK Energy (RMKE) Tetap Meningkat
JAKARTA, investortrust.id - PT RMK Energy Tbk (RMKE) mencatatkan penjualan batu bara sebanyak 760 ribu metrik ton (MT) pada kuartal I-2024, meningkat 5,7% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Meskipun curah hujan sangat tinggi di Sumatera Selatan, penjualan batu bara perseroan tetap meningkat.
Direktur Operasional RMK Energy, William Saputra mengungkapkan, cuaca buruk yang terjadi pada kuartal I-2024 mengurangi kegiatan produksi di sentra-sentra tambang sehingga berdampak pada penurunan volume penjualan dan jasa angkutan batu bara perseroan.
Baca Juga
RMK Energy (RMKE) Bidik Penjualan Batu Bara 3,5 Juta MT, Begini Pergerakan Harga Sahamnya
Alhasil, laba RMK Energy pada kuartal I-2024 anjlok 71,26% dibanding kuartal I-2023 dari Rp 129,1 miliar menjadi Rp 37,7 miliar. “Laba perseroan mengalami penurunan signifikan akibat cuaca buruk,” kata William dalam keterangan resmi dikutip Jumat, (7/6/2024).
Namun, William optimistis kinerja RMK Energy akan bangkit. Perseroan juga akan terus menjaga kinerja positif yang berkelanjutan untuk mengembangkan usaha logisitik batu bara dengan melihat peluang-peluang di luar Sumatera Selatan.
“Kondisi ini bersifat sementara karena pada kuartal-II tahun ini cuaca semakin ramah dan volume segmen jasa telah meningkat signifikan pada Mei 2024. Itu yang tertinggi tahun ini,” tutur dia.
William Saputra mengungkapkan, segmen penjualan dan jasa batu bara berkontribusi masing-masing sebesar 48,3% dan 51,7% terhadap total laba usaha RMK Energy. Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 585,9 miliar, turun 23,1% akibat cuaca ekstrem.
Hingga Maret 2024, kata William, RMK Energy melakukan bongkar muat 768 rangkaian kereta api (KA) dengan volume 1,9 juta MT batu bara dan memuat 215 tongkang dengan volume 1,6 juta MT batu bara.
Baca Juga
“Volume tersebut mengalami penurunan karena curah hujan tinggi. Namun, kami masih dapat menjaga ketepatan waktu bongkar KA untuk mengoptimalkan waktu operasional yang terbatas saat kondisi hujan,” papar dia.
Direktur Utama RMK Energy, Vincent Saputra menegaskan, pihaknya optimistis mampu memperbaiki kinerja keuangan pada sisa waktu yang cukup panjang tahun ini.
“Kondisi cuaca yang membaik dan kinerja operasional meningkat signifikan pada Mei 2024 menjadi katalis positif bagi kinerja keuangan kami ke depan,” tandas dia.

