Jawara Broker Sepekan, Ada UBS, Mansek dan Maybank Sekuritas
JAKARTA, investortrust.id – Anggota Bursa (AB) ternama bercokol sebagai broker dengan nilai transaksi terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan terakhir, periode 4 – 8 Maret 2024.
Pekan ini, PT UBS Sekuritas Indonesia (AK), PT Mandiri Sekuritas (CC) dan PT Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) bertengger dalam tiga teratas.
Sebagai broker paling elite pekan ini, PT UBS Sekuritas Indonesia (AK) berhasil menghimpun nilai transaksi sebesar Rp 16,19 triliun, dengan total frekuensi sebanyak 571 juta lembar saham.
Sedangkan Mansek yang berada di posisi kedua mencatat nilai transaksi sebesar Rp 7,94 triliun. Mansek bahkan mampu memposisi diri sebagai broker dengan frekuensi dan volume transaksi terbesar ketiga dan kedua. Masing-masing sebanyak 1,05 miliar lembar saham dan 12,95 miliar saham untuk volumenya.
Baca Juga
PT Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) memposisikan diri di peringkat ketiga dengan nilai transaksi saham Rp 7,64 trilliun sepekan terakhir, dengan volume saham sebanyak 9,05 miliar lembar.
Posisi keempat dipegang oleh broker asing asal Malaysia yaitu PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia (YU). YU mencatat nilai transaksi sepekan Rp 6,35 triliun dan volume perdagangan saham sebanyak 9,77 miliar saham.
Ditempat kelima ada J.P. Morgan Sekuritas Indonesia dengan nilai transaksi sebesar Rp 6,08 triliun. Namun broker dengan kode BK ini tidak masuk top 10 untuk jumlah frekuensi dan volume transaksi.
Broker asal Korea Selatan, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) berada di tempat enam dengan nilai transaksi Rp 4,84 triliun. Frekuensi dan volume masing-masing sebanyak 1,05 miliar kali transaksi dan 12,94 miliar saham.
Tempat ketujuh diduduki oleh PT CLSA Sekuritas Indonesia (KZ) dengan mencatat nilai transaksi sebesar Rp 4,7 triliun.
Baca Juga
OJK Beri Izin Usaha PT Lembaga Keuangan Mikro Cinangka Mandiri
Berada di posisi delepan, broker lokal PT Indo Premier Sekuritas (PD) melakukan transaksi senilai Rp 4,15 triliun, frekuensi sebanyak 713 juta kali dan volume perdagangan sebanyak 7,14 miliar saham.
Posisi sembilan dan sepuluh masing-masing menjadi milik PT KB Valbury Sekuritas (CP) dan PT Verdhana Sekuritas Indonesia (BB). Kedua broker ini mencatat nilai transaksi masing-masing sebanyak Rp 3,09 triliun dan Rp 2,88 triliun.
Bursa Efek Indonesia menyampaikan, data perdagangan saham BEI selama periode tanggal 26 Februari sampai dengan 01 Maret 2024 ditutup bervariasi.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memecahkan rekor all time high atau tertinggi sepanjang sejarah, yaitu ditutup pada posisi 7.381,907 pada Jumat (8/3), atau meningkat 0,11% dari rekor sebelumnya, yaitu 7.373,964 pada Kamis (7/3).
Sedangkan jika dibandingkan dengan pekan lalu, IHSG pekan ini ditutup menguat 0,96% dari posisi 7.311,907.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmadi mengatakan, kapitalisasi pasar Bursa sepekan terakhir turut mengalami kenaikan, yaitu sebesar 0,98% menjadi Rp 11.818 triliun dari Rp 11.703 triliun pada pekan sebelumnya.
‘’Pada Kamis (7/3), kapitalisasi pasar BEI juga sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarahnya dengan mencapai Rp 11.821 triliun dari rekor sebelumnya sebesar Rp11.810 triliun pada Kamis (4/1) lalu,’’ urai Kautsar dalam keterangan resmi yang dikutip, Sabtu (9/3).
Adapun rata-rata volume transaksi harian saham selama sepekan mengalami penurunan sebesar 4,17% menjadi 19,65 miliar lembar dari 20,50 miliar lembar saham dari penutupan pekan lalu.
Rata-rata nilai transaksi harian saham mengalami perubahan sebesar 6,37% menjadi Rp 10,47 triliun dari Rp 11,19 triliun pada pekan sebelumnya.
Sementara frekuensi transaksi harian saham selama sepekan mengalami perubahan 7,35% menjadi 1,2 juta kali transaksi dari 1,3 juta kali transaksi pada sepekan sebelumnya.

