Deretan Broker Elite Sepekan, Ada Maybank, Mansek hingga UBS Sekuritas
JAKARTA, investortrust.id – PT Maybank Sekuritas Indonesia (ZP), PT Mandiri Sekuritas atau Mansek (CC) dan PT UBS Sekuritas Indonesia (AK) berhasil memposisikan diri sebagai broker paling elite sepekan terakhir.
Ketiganya mencatat nilai transaksi saham terbesar selama periode 22 Januari – 26 Januari 2024.
Maybank Sekuritas sebagai broker terelite pekan ini mencetak nilai transaksi sebesar 10,75 triliun, dengan frekuensi perdagangan 337,55 juta, dan volume saham sebanyak 7,06 miliar lembar saham.
Mansek di posisi runner up menghimpun nilai transaksi sebesar Rp 10,07 triliun. Frekuensi transaksinya mencapai 809,96 juta dan volume sebanyak 11,96 miliar saham.
Sedangkan UBS Sekuritas Indonesia duduk di tempat ketiga dengan nilai transaksi Rp 8,41 triliun dengan frekuensi sebanyak 396,24 juta saham dan volume sabesar 4,49 miliar lembar saham.
Baca Juga
Raih Best Stock Awards 2024, Dharma Satya (DSNG) Bocorkan Rencana Ekspansi Ini
Broker lokal PT Indo Premier Sekuritas (PD), berada di peringkat keempat dengan mencatat nilai transaksi Rp 8,18 triliun. Frekuensi yang perdagangan yang dihimpun sebanyak 741,39 juta kali serta volume 9,28 miliar saham.
Dibawahnya merupakan broker asing asal Malaysia yaitu PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia (YU) di peringkat kelima. YU mencatat nilai transaksi sepekan Rp 7,26 triliun, frekuensinya sebanyak 205,97 kali transaksi dan volume perdagangan saham sebanyak 4,84 miliar saham.
Ditempat keenam ada PT J.P. Morgan Sekuritas Indonesia (BK) dengan nilai transaksi Rp 6,23 triliun dan frekuensi transaksi sebanyak 244,64 juta dan volume saham sebesar 3,39 miliar.
Kali ini broker asal Korea Selatan, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) berada di tempat tujuh dengan nilai transaksi Rp 5,44 triliun. Frekuensi dan volume masing-masing sebanyak 1,19 miliar kali transaksi dan 12,81 miliar saham.
Baca Juga
WSBP Sebut Progres Proyek Jalan Tol CCTW Seksi 2 Capai 89,9%
Berada di posisi delapan, PT CLSA Sekuritas Indonesia melakukan transaksi senilai Rp 4,81 triliun, frekuensi sebanyak 120,11 juta kali dan volume perdagangan sebanyak 1,59 miliar saham.
Ditempat sembilan dan sepuluh masing-masing menjadi milik PT Nikko Sekuritas Indonesia (RB) dan PT Semesta Indovest Sekuritas (MG). Kedua broker ini mencatat nilai transaksi masing-masing sebanyak Rp 2,82 triliun dan Rp 2,79 triliun.
Bursa Efek Indonesia menyampaikan, data perdagangan saham BEI selama periode tanggal 22 sampai dengan 26 Januari 2024 ditutup bervariasi.
Peningkatan tertinggi dalam sepekan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian saham, yaitu sebesar 6,84% menjadi Rp11,41 triliun dari Rp10,68 triliun pada sepekan yang lalu.
Sementara kapitalisasi pasar sepekan ini mengalami penurunan, yaitu sebesar 0,65% dari Rp11.420,46 triliun pada sepekan sebelumnya menjadi Rp11.345,77 triliun pada penutupan pekan ini.
Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini, dikatakan P.H. Sekretaris Perusahaan BEI Valentina Simon, mengalami pelemahan sebesar 1,25%, ditutup berada pada posisi 7.137,088 dari 7.227,402 pada penutupan pekan lalu.
‘’Sementara rata-rata frekuensi transaksi harian saham turut mengalami perubahan sebesar 8,73% menjadi 1.127.246 kali transaksi dari 1.235.025 kali transaksi pada sepekan lalu,’’ ulasnya dalam keterangan yang dikutip, Sabtu (27/01/2024).
Rata-rata volume transaksi harian saham mengalami perubahan sebesar 14,75% selama sepekan, menjadi 15,56 miliar lembar saham dari 18,25 miliar lembar saham pada sepekan lalu.
Terkait aktivitas investor asing dikatakan Valentina pada perdagangan Jumat kemarin, mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 1,05 triliun dan sepanjang tahun 2024 investor asing telah mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 5,78 triliun.

