Jajaran Broker Paling Elite Sepekan, Ada Maybank, Mansek dan UBS Sekuritas
JAKARTA, investortrust.id – PT Maybank Sekuritas Indonesia menjadi jawara broker dengan nilai transaksi terbesar selama sepekan terakhir, 11-15 Desember 2023.
Selema periode tersebut, broker dengan kode ZP tersebut menghimpun nilai transaksi sebesar Rp 14,77 triliun. Frekuensi transaksinya mencapai 431,24 juta dan volume sebanyak 17,41 miliar saham.
Posisi kedua diduduki oleh PT Mandiri Sekuritas atau Mansek (CC) dengan nilai transaksi Rp 13,26 triliun dengan frekuensi sebanyak 950,35 juta saham dan volume sabesar 23,21 miliar lembar saham.
PT UBS Sekuritas (AK), jawara pekan lalu harus puas di peringkat ketiga dengan mencatat nilai transaksi Rp 11,46 triliun. Frekuensi sebanyak 472,95 juta kali serta volume 11,67 miliar saham.
Baca Juga
PGAS Diklaim Punya Fundamental Bisnis Sangat Mumpuni, Ini Penjelasannya
Dibawahnya merupakan broker-broker asing asal Malaysia PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia (YU) yang mencatat nilai transaksi 9,02 triliun, dengan frekuensi 331,44 juta kali transaksi dan volume 14,34 miliar saham.
Kali ini broker asal Korea Selatan, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) berada di tempat kelima dengan nilai transaksi Rp 8,54 triliun. Frekuensi dan volume masing-masing sebanyak 1,44 miliar kali transaksi dan 23,19 miliar saham.
Posisi keenam PT J.P. Morgan Sekuritas Indonesia (BK) dengan catatan nilai transaksi Rp 7,55 triliun, dengan frekuensi transaksi sebanyak 295,28 juta kali dan volume perdagangan sebanyak 9,62 miliar saham.
Berada di posisi ketujuh, PT BCA Sekuritas merupakan salah satu wakil broker lokal yang juga masuk top 10. Broker ini melakukan transaksi senilai Rp 7,05 triliun, frekuensi sebanyak 180,80 juta kali dan volume perdagangan sebanyak 8,12 miliar saham.
Ditempat delapan dan sembilan masing-masing menjadi milik PT Semesta Indovest Sekuritas dan CLSA Sekuritas Indonesia. Kedua broker ini mencatat nilai transaksi masing-masing sebanyak Rp 5,73 triliun dan Rp 5,27 triliun.
Sedangkan peringkat sepuluh ditempati broker lokal PT Indo Premier Sekuritas (PD) dengan nilai transaksi Rp 4,86 triliun. PD juga merupakan broker berstatus lokal seperti Mansek, BCA Sekuritas dan Semesta Indovest yang masuk dalam jajaran broker elite sepekan terakhir.
Selama sepekan terakhir, aktivitas perdagangan pasar saham tampak semarak. Optimisme pelaku pasar mulai muncul seiring langkah Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve yang menahan suku bunga acuan di level 5,25%-5,50% pada Federal Open Market Commitee yang berlangsung 12-13 Desember 2023.
Baca Juga
Selain itu, The Fed mengindikasikan akan melakukan pemangkasan suku bunga sebanyak 3 kali di tahun 2024. Hal ini juga menginformasikan bahwa perekonomian US akan mengalami soft landing.
Tim Riset PT Panin Sekuritas menyebut, investor relatif optimistis terhadap pasar untuk 6 bulan ke depan, di mana level pesimisme investor terendah sejak 2017, tercatat di level 19,3% (minggu lalu: 27,4%) dengan bullishness di level 51,3% (minggu lalu: 47,3%; rata-rata historis: 37,5%).
‘’Patut dicermati juga, secara mengejutkan penjualan ritel meningkat di November 2023 dan rilis data GDPNow meningkat ke 2,6% untuk 4Q23, dimana sebelumnya di 7 Desember 2023 hanya sebesar 1,2%. GDPNow meningkat ke 2,6% untuk 4Q23, dimana sebelumnya di 7 Desember 2023 hanya sebesar 1,2%,’’ ulas Panin Sekuritas.
Semarak perdagangan saham tercermin dari posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang berhasil menembus rekor tertinggi sepenjang tahun 2023, tepatnya pada level 7.190,988, Jumat (15/12/2023).
Bila dibandingkan posisi penutupan pekan sebelumnya, IHSG mengalami penguatan 0,44% dari level 7.159,598. Rally IHSG diikuti kenaikan kapitalisasi pasar sebesar 0,54% selama sepekan menjadi Rp 11,54 triliun dari Rp 11,47 triliun pada pekan sebelumnya.
P.H. Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Aulia Noviana Utami mengatakan, semua data indikator perdagangan menunjukan penguatan sepekan terakhir, termasuk pada rata-rata nilai transaksi harian saham sebesar 6,21% menjadi Rp 14,99 triliun dari Rp 14,12 triliun pada sepekan yang lalu.
Sedangkan, rata-rata volume transaksi harian saham mengalami perubahan sebesar 9,60% selama sepekan menjadi 29,96 miliar lembar saham dari 33,14 miliar lembar saham pada pekan lalu.
‘’Rata-rata frekuensi transaksi harian saham selama sepekan turut berubah 9,21% menjadi 1.266.561 kali transaksi dari 1.394.975 kali transaksi pada pekan lalu,’’ urai Aulia dalam keterangan yang dikutip, Sabtu (16/12/2023).
Adapun aktivitas investor asing pada perdagangan Jumat (15/12/2023), mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 249,95 miliar dan sepanjang tahun 2023 investor asing masih mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 10,51 triliun.

