Impor China dan India Meningkat, Saham Batubara masih Menggiurkan
JAKARTA, investortrust.id – Trimegah Sekuritas menyebutkan saham emiten sektor batu bara tetap menarik didukung sejumlah faktor, khususnya peningkatan permintaan global.
Analis Trimegah Sekuritas Martin Nathanael, Willinoy Sitorus, dan Alpinus Dewangga mengatakan, permintaan impor batu bara global masih tren meningkat. Berdasarkan data impor batu bara China bertumbuh 13% dalam empat bulan tahun 2024. Kenaikan permintaan dipicu sejumlah faktor, seperti penurunan produksi batu bara negara tersebut sebanyak 4% menjadi 705 juta ton untuk periode sama.
Baca Juga
ESDM Tak Tutup Kemungkinan Ada Tambahan Permohonan Kerja RKAB Batu Bara
“Kami memperkirakan peningkatan permintaan sebagai antisipasi peningkatan permintaan listrik negara tersebut pada Juni-Agustus bersamaan dengan pulihnya aktivitas ekonomi China,” tulis riset tersebut.
Trimegah Sekuritas juga memperkirakan permintaan batu bara China tetap pesat dalam jangka panjang, seiring tengah berlanjutnya pembangunan sebanyak 243 GE pembangkit listrik. Angka tersebut setara dengan peningkatan permintaan batu bara mencapai 981 juta ton per tahun atau merefleksikan kenaikan 20% dari posisi saat ini.
Selain China, Trimegah Sekuritas menyebutkan, kenaikan impor batu bara datang dari India. Hingga Maret 2024, impor batu bara dari India meningkat 23% menjadi 43 juta ton. Kenaikan didukung peningkatan konsumsi listrik akibat suhu panas dan pulihnya aktivitas ekonomi.
Baca Juga
ESDM Proyeksikan Realisasi Produksi Batu Bara 2024 Tak Akan Jauh dari Target
Berdasarkan historis, Trimegah Sekuritas menyebutkan, peak konsumsi listrik India terjadi pada April-Juni setiap tahun. Kenaikan permintaan juga dari rencana pemerintah India untuk menambah sebanyak 80 GW pembangkit listrik hingga 2032, dibandingkan kapasitas saat ini sebanyak 205 GW.
Didukung tren peningkatan permintaan dua negara dengan penduduk terbesar di dunia tersebut mendorong Trimegah Sekuritas untuk menjagikan saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) didukung besarnya eksposur ekspor ke China dan India.
Grafik Saham Emiten Batubara
